Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kualitas udara Jakarta Pagi Ini Membaik Setelah dalam Beberapa Hari Terakhir Sangat Buruk

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 07:30 WIB | Oleh:
Kualitas udara Jakarta Pagi Ini Membaik Setelah dalam Beberapa Hari Terakhir Sangat Buruk Doc: antara/dok
Ket. Ilustrasi kualitas udara di Jakarta

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta pada Rabu (30/7) pagi ini berdasarkan data IQAir membaik dampak penegakan tegas terhadap kendaraan yang tak lulus uji emisi di Jakarta.

Indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 70 dengan tingkat konsentrasi PM 2.5 Jakarta dan pada level 20 µg/m³.

Peringkat kualitas udara Jakarta saat ini berada pada indikator kuning, merujuk pada kualitas udara yang sedang bagi kelompok sensitif.

Sedangkan indikator merah merujuk pada kualitas udara yang tidak sehat dibandingkan dengan kota lainnya di dunia, lalu ungu sangat tidak sehat, hitam berbahaya, dan hijau baik.

Menurut acuan IQAir, skor indeks pada rentang 0-50 artinya memiliki kualitas udara baik, sementara rentang 51-100 berarti kualitas udara sedang dan rentang 101-150 kualitas udara tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Berikutnya, kualitas udara tidak sehat memiliki rentang 151-200, lalu kualitas udara sangat tidak sehat berada di rentang 201-300 dan kualitas udara berbahaya memiliki rentang lebih dari 301.

“Penegakan hukum terhadap kendaraan berat yang tidak lolos uji emisi merupakan langkah konkret dalam upaya pengendalian pencemaran udara dari sumber bergerak di Ibu Kota,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, Selasa (29/7).

Menurut Asep, kendaraan berat seperti truk dan bus merupakan kontributor utama polusi udara dari sektor transportasi.

Pada Selasa (29/7), Jakarta menduduki posisi sebagai kota dengan kualitas udara tidak sehat di dunia mencapai indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 102 untuk partikel halus (particulate matter/PM) 2,5.

Bahkan, kualitas udara di Jakarta pada Sabtu (28/6) menduduki posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus meningkatkan upaya pengurangan sumber polusi di Ibu Kota untuk menekan buruknya kualitas udara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.