Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KRI Kerapu-812 Siap Amankan Laut RI Setelah Lewati Program R41

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 10:23 WIB | Oleh:
KRI Kerapu-812 Siap Amankan Laut RI Setelah Lewati Program R41 Doc: ANTARA/HO-PT PAL Indonesia
Ket. Kapal Republik Indonesia (KRI) Kerapu-812.

SURABAYA - PT PAL Indonesia memastikan Kapal Republik Indonesia (KRI) Kerapu-812 berjenis Fast Patrol Boat (FPB) siap kembali mengamankan wilayah laut Indonesia setelah melalui program R41 atau Refurbishment (perbaikan).

Direktur Produksi PAL Indonesia Diana Rossa mengungkapkan KRI Kerapu-812 telah menjalani pemeliharaan dan perbaikan serius pada 4 September hingga 4 Oktober 2024 di galangan kapal Ambon dengan supervisi langsung dari PT PAL Indonesia.

"Dengan serangkaian perbaikan tersebut, KRI Kerapu kembali laik berfungsi dengan optimal untuk mendukung tugas operasional dan pengamanan nasional," katanya di Surabaya, Jatim, Selasa.

Rossa menuturkan secara periodik KRI memang memerlukan perawatan dan perbaikan di sela waktu operasionalnya meliputi sistem propulsi.

Perbaikan tersebut mencakup perawatan bawah garis air (BGA), sistem pipa katup, pemeliharaan sistem keselamatan, dan peralatan bahari lainnya.

Menurutnya, keberhasilan pemeliharaan dan perbaikan KRI Kerapu-812 merupakan tonggak penting dalam upaya modernisasi armada TNI Angkatan Laut.

Proyek ini tidak hanya meningkatkan kesiapan operasional kapal namun juga menunjukkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri dalam melaksanakan tugas merawat dan memperbaiki kapal perang hingga tingkat yang lebih kompleks.

"Ini hasil kerja kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertahanan RI, TNI AL, PT PAL Indonesia, hingga para teknisi dan pekerja yang terlibat langsung dalam proyek ini," ujarnya.

Program R41 merupakan kontrak PAL Indonesia dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk peremajaan KRI dalam rangka peningkatan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut menopang alutsista matra Laut.

Bersama galangan-galangan kapal di Indonesia, PAL Indonesia menjadi lead integrator dalam proses perbaikan 41 kapal perang TNI AL termasuk KRI Kerapu-812.

KRI Kerapu-812 merupakan cikal bakal kapal cepat rudal 60 meter yang dikembangkan oleh PAL Indonesia sejak awal 1990-an.

Kapal ini dirancang untuk tugas patroli dan pengamanan wilayah laut Indonesia dengan menonjolkan peran strategisnya dalam menjaga kedaulatan maritim.

Baru-baru ini, KRI Kerapu-812 dikerahkan untuk mendukung pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kota Ambon pada 15 Januari 2024.

Usai menjalankan tugas pengamanan kunjungan Wakil Presiden RI di Ambon dan sederet kegiatan operasional, KRI Kerapu-812 akan dijadwalkan untuk docking kembali guna peremajaan sensor dan persenjataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.