Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Kirim Pasukan ke Zona Demiliterisasi

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 02:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Kirim Pasukan  ke Zona Demiliterisasi Doc: AFP/ANTHONY WALLACE
Ket. AFP/ANTHONY WALLACE Pos Perbatasan I Dokumentasi foto pada April 2022 memperlihatkan sebuah pos penjaga perbatasan Korsel di Kota Paju (depan) dengan latar belakang pos penjaga perbatasan Korut. Pada Senin (27/11) Korut telah mengirimkan pasukan ke perbatasan selatannya untuk memulihkan pos-pos penjagaan yang telah dirobohkan.

Usai membatalkan perjanjian yang bertujuan untuk meredakan permusuhan di perbatasan, Korut mengirim personel ke perbatasan.

SEOUL - Korea Utara (Korut) telah mengirimkan pasukan ke perbatasan selatannya untuk memulihkan pos-pos penjagaan yang dirobohkan berdasarkan perjanjian tahun 2018 dengan Korea Selatan (Korsel), kata militer Seoul pada Senin (27/11). Pengiriman itu terjadi setelah peluncuran satelit mata-mata Pyongyang yang memicu ketegangan kembali di semenanjung tersebut.

Menanggapi peluncuran tersebut pekan lalu, Korsel menangguhkan sebagian perjanjian yang bertujuan untuk meredakan permusuhan di perbatasan, sehingga mendorong Korut untuk membatalkan perjanjian tersebut sepenuhnya dan memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan pernah terikat lagi dengan perjanjian tersebut.

Seorang pejabat militer Korsel mengatakan kepada AFP pada Senin bahwa Pyongyang baru-baru ini mengirim personel dan peralatan bersenjata untuk memulihkan pos-pos penjagaan. Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa tentara Korut terlihat membangun kembali pos-pos penjagaan perbatasan yang sebelumnya dihancurkan.

Salah satu foto yang dirilis militer Korsel menunjukkan empat tentara Korut tengah membangun kembali pos penjagaan sementara di zona demiliterisasi yang memisahkan kedua negara. Foto-foto yang dirilis pihak militer juga menunjukkan tentara Korut selain membangun kembali pos itu, tentara itu terlihat mengangkut senjata api berat dan menjalankan tugas jaga malam. Selain itu, otoritas militer Korsel menyebutkan bahwa Pyongyang juga meningkatkan artileri pantai secara signifikan.

"Akan ada respons yang sesuai sehubungan dengan Korut yang kembali memulihkan pos penjagaan garis depan di dalam zona demiliterisasi," ucap Ketua Kepala Staf Gabungan (JCS) yang baru, Kim Myung-soo, saat menanggapi perkembangan terbaru di perbatasan.

Keluarkan Ancaman

Sementara itu percepatan pengembangan program persenjataan Korut telah membuat Korsel khawatir. Oleh karenanya, Korsel segera mengerahkan aset pengawasan dan pengintaian ke perbatasan setelah peluncuran satelit, yang menurut militernya merupakan langkah penting untuk mempertahankan diri dari ancaman Korut yang semakin meningkat.

Korut yang memiliki senjata nuklir, dilarang oleh serangkaian resolusi PBB untuk melakukan uji coba menggunakan teknologi balistik, dan para analis mengatakan ada tumpang tindih teknologi yang signifikan antara kemampuan peluncuran luar angkasa dan pengembangan misil balistik.

Peluncuran satelit itu menuai kecaman dari komunitas internasional, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Korsel, karena efeknya yang mengganggu stabilitas di kawasan. Sementara Pyongyang mengatakan peluncuran satelitnya adalah pelaksanaan hak membela diri yang sah dan adil.

Menanggapi kecaman tersebut, Korut pun pada Senin mengeluarkan ancaman bahwa mereka akan terus menggunakan hak kedaulatannya, termasuk dengan peluncuran satelit.

Sementara itu AS telah mengadakan pertemuan tak terjadwal Dewan Keamanan PBB pada 27 November untuk membahas peluncuran satelit Korut. Sebelumnya pada 22 November lalu, sembilan anggota Dewan Keamanan bergabung dengan AS dalam sebuah pernyataan yang mengutuk peluncuran satelit Korut karena menggunakan teknologi misil balistik, dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap beberapa resolusi Dewan Keamanan. AFP/KBS/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.