Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Koperasi Merah Putih Bisa Sebagai Distribusi Kebutuhan Dasar Rakyat

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Merah Putih Bisa Sebagai Distribusi Kebutuhan Dasar Rakyat Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/05/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria berharap Koperasi Merah Putih bisa sebagai pusat distribusi kebutuhan dasar rakyat.

"Pak Presiden ingin koperasi desa ini menyalurkan bantuan sosial, BLT (Bantuan Langsung Tunai), memenuhi kebutuhan pupuk, sembako, bahkan jadi distributor elpiji. Semua untuk mendekatkan layanan negara kepada masyarakat," kata Riza di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (21/5).

Dijadwalkan, sebanyak 80.000 Koperasi Merah Putih akan diluncurkan pada 12 Juli 2025. Program ini akan mencakup seluruh desa dan kelurahan di Indonesia untuk penguatan ekonomi rakyat dan distribusi layanan sosial.

Riza menjelaskan koperasi-koperasi ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk kantor, klinik kesehatan, apotek, ruang pendingin (cold storage), serta kendaraan logistik.

Riza berharap koperasi mampu menyerap hasil pertanian dan nelayan, serta menyediakan layanan dasar di tingkat lokal dengan harga terjangkau.

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan bahwa pembentukan koperasi akan dilakukan melalui mekanisme musyawarah kelurahan atau desa.

Para lurah akan bertindak sebagai Ketua Dewan Pengawas, didampingi oleh pengurus dan pengawas koperasi yang ditetapkan secara kolektif. Legalitas koperasi akan diproses melalui notaris dan Kementerian Hukum dan HAM.

"Di beberapa negara, koperasi sudah menjadi konglomerasi. Kita akan buktikan, Jakarta harus bisa. Saya yakin, koperasi di DKI akan jadi yang terbaik dari 80.000 koperasi di seluruh Indonesia," kata Riza.

Sebaiknya Anda baca juga:

Riza juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menargetkan seluruh koperasi kelurahan di Jakarta terbentuk sebelum diresmikan pada 12 Juli.

“Kalau daerah lain bisa, apalagi Jakarta. sumber daya manusianya terbaik, anggarannya tinggi, aksesnya mudah, dan ada kepemimpinan yang kuat,” ucapnya.

Diketahui, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/kel) merupakan program yang akan diluncurkan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop). Program ini direncanakan launching pada 12 Juli 2025 mendatang, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih. Program ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun modal untuk pembentukan koperasi ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Daerah, dan Desa, serta sumber lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.