Konsumsi Sayur dan Buah Rendah
📅 Kamis, 23 Sep 2021, 09:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong masyarakat meningkatkan keanekaragaman pangan. Pasalnya, konsumsi masyarakat masih terkonsentrasi pada beras sehingga kurang mengkonsumsi pangan sumber protein hewani, sayuran dan buah.
Pelaksana tugas Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Sarwo Edhy mengungkapkan tingkat konsumsi sayur dan buah penduduk Indonesia pada 2020 sekitar 231,8 gram per kapita perhari.
"Angka ini masih di bawah anjuran konsumsi sayur dan buah oleh WHO (organisasi kesehatan dunia) sebesar 400 gram per kapita per hari. Untuk itu, harus kita tingkatkan terus," ujar Sarwo Edhy di Jakarta, Rabu (22/9).
Untuk memasyarakatkan diversifikasi pangan, menurut Sarwo Edhy, promosi penganekaraman perlu dilakukan, agar masyarakat menyadari pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. "Kami mengajak masyarakat melakukan penganekaragan pangan," ujar Sarwo Edhy.
Karenanya, sejak 2020, BKP melaksanakan fasilitasi promosi penganekaragaman pangan melalui green house di berbagai daerah, seperti Pulau Kelapa di Kepulauan Seribu, Kota Surakarta, Kota Bogor, Kota Medan, dan Kota Depok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, BKP mendorong kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) untuk menjadi upaya menekan angka stunting di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!