Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konjen AS Bertemu Gubernur Sulteng Jajaki Peluang Kerja Sama

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konjen AS Bertemu Gubernur Sulteng Jajaki Peluang Kerja Sama Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
Ket. Kepala Bidang Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) John McDaniel bertemu dengan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura di Kota Palu, Rabu (21/8/2024).

Palu - Kepala Bidang Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) John McDaniel bertemu dengan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, untuk menjajaki peluang kerja sama antara kedua negara dalam pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

"Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan akan menjadi fokus utama ke depan, agar Sulawesi Tengah tidak hanya bergantung pada hasil tambang," kata Rusdy di Kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, Rabu.

Dia memaparkan Sulteng merupakan wilayah yang kaya akan potensi alam, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, hingga pariwisata dan pertambangan. Namun, ke depan, Gubernur berkomitmen untuk memprioritaskan pengembangan sektor non-tambang, yang menurutnya lebih berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Beberapa program unggulan seperti inseminasi buatan pada ternak sapi, budidaya kelapa hibrida, dan peningkatan produksi durian untuk ekspor ke Tiongkok telah mulai digalakkan melalui perangkat daerah yang berwenang," ungkapnya.

Lanjut dia, Sulteng juga memiliki kekayaan sejarah dan budaya, seperti peninggalan megalitikum di lembah Bada, Besoa, dan Napu yang sedang diusulkan menjadi situs warisan dunia UNESCO. Jejak Islam tertua di Nusantara pada abad ke 8 juga dapat ditemukan di Kabupaten Banggai Kepulauan, serta hasil penelitian Alfred Wallace di Pulau Walea yang berkontribusi pada teori evolusi Darwin.

"Saya berharap Pemerintah AS bisa membantu mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Sulteng ke dunia internasional," harapnya.

Menanggapi hal tersebut, John McDaniel mengaku terkesan dengan potensi yang dimiliki Sulawesi Tengah dan menyatakan ketertarikannya untuk bekerja sama. Ia menegaskan bahwa Pemerintah AS siap berkontribusi dalam isu-isu pembangunan berkelanjutan, termasuk menekan prevalensi stunting dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal di Morowali.

Selain itu, McDaniel juga menawarkan program perlindungan lingkungan untuk melestarikan keanekaragaman hayati Sulawesi Tengah, yang menjadi habitat flora dan fauna endemik Sulawesi.

"Kami ingin memastikan masyarakat Sulawesi Tengah dapat menikmati hidup yang lebih baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

14 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.