Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Serahkan Kapal ke Nelayan Garut, Masalah Hidup Mereka Ikut Terselesaikan?

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKP Serahkan Kapal ke Nelayan Garut, Masalah Hidup Mereka Ikut Terselesaikan? Doc: Antara.
Ket. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (kedua kanan) secara simbolis menyerahkan empat kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk nelayan pada Koperasi Catra Karya Nusantara (CKN) Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan empat kapal untuk nelayan pada Koperasi Catra Karya Nusantara (CKN) Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar lebih optimal mencari ikan yang akhirnya memberikan kesejahteraan.

"Di Catra sendiri ada empat kapal dengan ukuran 51 gross tonnage (GT)," kata Direktur Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) KKP, I Nengah Putra Winata saat serah terima kapal, di Sekretariat Koperasi CKN, Kecamatan Caringin, Garut, Kamis (21/8).

Ia menuturkan kapal yang diserahkan merupakan bagian dari pembiayaan untuk Konsorsium Cilacap, yakni konsorsium yang tergabung beberapa koperasi di sejumlah daerah, seperti Kebumen, Jawa Tengah, Pangandaran, termasuk koperasi di Garut.

Total pembiayaan secara keseluruhan, kata dia, yang akan diberikan kepada koperasi tahun ini mencapai Rp436 miliar untuk membangun 44 kapal dengan berbagai ukuran.

"Kalau di tempat lain ada yang sampai 200 GT pak, ada yang 60 GT, jadi macam-macam kapalnya," katanya lagi.

Ia menambahkan untuk Garut selain bantuan kapal, rencananya nanti akan ada program Warung Serba Ada (Waserda), stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dan program lainnya dengan total anggaran sebesar Rp31 miliar

"Nantinya kami akan kembangkan lagi pak, kami akan biayai lagi khusus untuk yang di Garut ini, itu Rp31 miliar nanti," katanya pula.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan, perlu adanya dukungan untuk membantu mengembangkan kegiatan masyarakat nelayan.

Masyarakat nelayan, ujar dia, tidak lagi bekerja sendiri, melainkan bekerja secara kolaborasi melalui koperasi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

‎"Dengan cara seperti ini, dengan penggunaan teknologi, pengetahuan dan alatnya baik, maka saya berharap bahwa mereka bisa mendapat tangkapan ikan yang lebih banyak lagi," katanya.

‎Ketua Koperasi CKN Moch Dadi Ali menyampaikan, saat ini pihaknya sudah melayani 800 nelayan dengan 37 titik distribusi Waserda di tiga kecamatan.

Termasuk saat ini program pengadaan kapal, kata dia, diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas penangkapan ikan yang selama ini hanya 12 mil, bisa lebih jauh lagi, begitu juga diharapkan ke depan memiliki pelabuhan yang memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.