Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Tanggul Laut Tambaklorok Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Baru

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Tanggul Laut Tambaklorok Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Baru Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Tanggul laut di kawasan Kampung Nelayan Tambaklorok yang masih dalam proses pembangunan.

Semarang - Tanggul laut pencegahan banjir rob untuk wilayah Pesisir Utara di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang, Jawa Tengah, diproyeksikan terintegrasi dengan Kampung Bahari dan menjadi destinasi wisata baru.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Selasa, mengaku memang ada arahan dari Presiden RI Joko Widodo agar proyek di Kampung Nelayan Tambaklorok itu bisa digarap menjadi destinasi wisata.

Jadi, kata sosok yang akrab disapa Ita tersebut, tanggul laut tidak hanya sebagai proyek pencegahan rob dan penahan gelombang air laut.

"Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa proyek ini tidak hanya sebagai pencegah rob dan penahan gelombang saja, tetapi juga bisa menjadi satu bagian dari destinasi wisata," katanya.

Apalagi, kawasan tersebut telah disiapkan sebagai kampung bahari yang terintegrasi dengan fasilitas lain seperti tempat pelelangan ikan, rumah apung dan kampung nelayan.

Saat ini, kata dia, upaya yang tengah dilakukan yakni menggandeng tokoh masyarakat serta melakukan penataan-penataan tempat yang berada di wilayah sekitar.

Bahkan, orang nomor satu di Kota Semarang itu ingin Kampung Nelayan Tambaklorok menjadi wisata bahari seperti Muara Karang di Jakarta.

"Kemudian, adalah revitalisasi pasar yang ada di Tambaklorok itu sehingga bisa menjadi lebih bagus. Perawatan dan pemeliharaan taman-tamanjuga perlu kolaborasi dengan masyarakat," katanya.

Dengan menjadi wisata bahari, ia berharap bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Dengan adanya destinasi wisata di situ maka ibu-ibu nelayan bisa membuat kerajinan, olahan ikan sehingga ekonomi di sini bisa bergulir dan masyarakat bisa lebih sejahtera.

Selain itu, Ita juga mendorong masyarakat sekitar agar lebih menjaga kebersihan lingkungan karena kebersihan dan perilaku masyarakat sekitar berperan dalam pengembangan destinasi wisata.

"Masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Kebersihan lingkungan harus benar-benar diperhatikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.