Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren! Sleman Bikin Aplikasi SIMANTAB, Media Informasi dan Pelaporan Bencana

📅 Senin, 30 Okt 2023, 14:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren! Sleman Bikin Aplikasi SIMANTAB, Media Informasi dan Pelaporan Bencana Doc: Koran Jakarta/Pemkab Sleman
Ket. Pemkab Sleman mengembangkan aplikasi SIMANTAB.

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman mengembangkan sistem digitalisasi penanggulangan bencana dalam bentuk aplikasi SIMANTAB (Sistem Informasi Sleman Tangguh Bencana). Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play.

Aplikasi SIMANTAB Sleman dirancang sebagai media informasi kesiapsiagaan dan pelaporan bencana. Melalui aplikasi ini, masyarakat tidak hanya mendapat informasi bencana, tetapi juga bisa melaporkan kejadian bencana yang terjadi di sekitarnya.

Menurut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, aplikasi SIMANTAB merupakan pengembangan dari aplikasi sebelumnya bernama Lapor Bencana Sleman atau SDIS. Ada penambahan fitur dan menu baru.

"Penambahan dan penyempurnaan aplikasi kebencanaan ini sebagai upaya optimalisasi pelayanan. Orientasinya meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan," kata Danang di Sleman, Senin (30/10).

Melalui SIMANTAB, kata Dandan, masyarakat bisa memastikan jarak aman posisi dari lokasi bencana. Di aplikasi ini juga terdapat menu status gunung Merapi dan menjelaskan posisi pengguna saat ini.

"Warga dan juga wisatawan yang berkunjung ke Sleman bisa download. Ini aplikasi sudah didukung dengan sistem informasi geospasial, guna menjamin rasa aman saat berkunjung ke Merapi," ujarnya.

Danang melanjutkan, masyarakat juga bisa memonitor kondisi gunung Merapi lebih real-time melalui menu Merapi Live. Ada juga informasi lokasi evakuasi di sekitar gunung Merapi pada menu Pandu Timan.

"Kami Pemerintah Sleman komitmen untuk memberikan pelayanan melalui inovasi digital. Pengembangan SIMANTAB ini berkat adanya kerja sama BPBD Sleman dengan OPD lain," kata Danang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan berharap, masyarakat semakin sadar bencana dengan menginstal aplikasi ini. Ia mengakui, aplikasi Lapor Bencana Sleman yang dirilis tahun 2019 masih belum optimal.

"Semoga redesign dan penyempurnaan aplikasi ini meningkatkan jumlah pengguna. Masyarakat makin sadar bencana," kata Makwan.

Makwan menambahkan, di aplikasi baru masyarakat bisa memperoleh nomor-nomor penting terkait kebencanaan dan pelayanan umum, seperti Basarnas, Pemadam Kebakaran, PLN, dan BPPTKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.