Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan Libatkan IPB untuk Survei Cetak Sawah Baru di Lebak

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Kementan Libatkan IPB untuk Survei Cetak Sawah Baru di Lebak Doc: ANTARA/Mansyur S
Ket. Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar.

LEBAK, BANTEN -- Kementerian Pertanian (Kementan) melibatkan akademisi IPB University untuk melakukan survei pencetakan sawah baru di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

"Kita mengapresiasi Lebak akan dijadikan daerah lumbung pangan nasional, karena didukung lahan luas," kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Banten, Kamis.

Saat ini, banyak lahan di Kabupaten Lebak yang tidak produktif, padahal lahan tersebut bisa menjadikan sentra penghasil produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurut dia, kehadiran tim akademisi IPB itu ditunjuk Kementan sebagai tenaga teknis untuk survei investigasi dan desain (SID).

Kegiatan survei itu merupakan tahapan perencanaan teknis simultan yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan menganalisis kondisi lapangan.

Selain itu, juga merancang spesifikasi infrastruktur sebelum dilaksanakan proyek pekerjaan fisiknya, karena sektor pertanian harus berkembang lebih modern dan berkepanjangan.

Pelaksanaan survei itu berlangsung di lahan-lahan yang layak untuk cetak sawah baru, seperti adanya ketersediaan sumber air dari aliran sungai maupun sumber mata air lainnya.

Ia mengatakan potensi pencetakan sawah baru di Kabupaten Lebak mencapai ratusan hektare dan dipastikan dapat menyumbangkan ketersediaan pangan nasional.

"Kami meyakini adanya survei dari IPB itu dipastikan jumlah areal sawah di daerah ini akan bertambah, sehingga berdampak terhadap peningkatan produksi pangan," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya telah menginstruksikan petani melakukan percepatan tanam pada 2026 agar melebihi target areal 130.000 hektare dengan menghasilkan produksi beras sebanyak 400.000 ton.

Dari 400.000 ton setara beras itu untuk kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Lebak berpenduduk 1,5 juta jiwa rata-rata sebanyak 180 ribu ton per tahun, sehingga ada surplus 220 ribu ton atau cukup untuk persediaan hingga 15 bulan ke depan.

Selain itu, produksi pangan juga menjadi andalan kesejahteraan petani, terlebih saat ini harga eceran tertinggi (HET) beras mencapai Rp12.500 per kilogram.

"Kami minta petani ke depannya agar meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 2,65 menjadi 3,00 musim tanam dalam setahun, sehingga bisa tanam seluas 156.000 hektare dari luas sawah baku 52.000 hektare," katanya .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.