Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenparekraf Perkuat Ekosistem Ekraf Banyuwangi melalui Workshop KaTa Kreatif

📅 Senin, 23 Sep 2024, 16:54 WIB | Oleh:
Kemenparekraf Perkuat Ekosistem Ekraf Banyuwangi melalui Workshop KaTa Kreatif Doc: Istimewa.
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi workshop KaTa Kreatif di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreati (Kemenparekraf) memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dengan menyelenggarakan workshop KaTa Kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan workshop ini sebagai salah satu wujud komitmen dan konsistensi Kemenparekraf dalam upaya memahami kebutuhan pelaku ekonomi kreatif serta memberikan dukungan dan fasilitasi terkait pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Banyuwangi.

"Sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Banyuwangi untuk fesyen dan kriya sudah sangat baik, kuliner perlu ditingkatkan. Namun saya juga ingin mendorong sektor yang baru seperti musik, film, animasi, aplikasi dan juga sektor-sektor yang berkaitan dengan desain komunikasi visual," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya Senin (23/9).

Banyuwangi sebagai salah satu daerah dengan keragaman potensi sosial-budaya dan alam menjadi modal dalam pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menparekraf kemudian mendorong agar Kabupaten Banyuwangi dapat mengikuti rangkaian kegiatan Uji Petik PMK3I guna menemukenali subsektor ekonomi kreatif unggulan sehingga dapat dikembangkan.

Ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dapat menjadi daya dukung keberadaan destinasi wisata termasuk desa-desa wisata yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Kabupaten Banyuwangi sendiri memiliki 60 desa wisata yang terdaftar dalam platform Jadesta. Pada tahun ini, salah satu Desa Wisata di Kabupaten Banyuwangi berhasil masuk dalam 50 besar ADWI 2024, yaitu Desa Wisata Adat Osing Kemiren.

"Mari kita jadikan Banyuwangi sebagai kota kreatif yang tercatat di level nasional dan bisa ditingkatkan ke level dunia. Harapannya ini bisa terwujud di beberapa bulan ke depan," ujar Sandiaga.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenparekraf dalam pengembangangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Banyuwangi.

"Terima kasih juga karena sudah memberikan motivasi kepada kami di Kabupaten Banyuwangi, karena UMKM juga merupakan bagian dari pariwisata yang tumbuh di Banyuwangi," ujar Ipuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

40 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.