Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenpar Upayakan Tarik Wisatawan Singapura ke Bali Utara dan Barat

📅 Jumat, 12 Des 2025, 06:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpar Upayakan Tarik Wisatawan Singapura ke Bali Utara dan Barat Doc: ANTARA
Ket. Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata, Dedi Ahmad Kurnia, menyampaikan paparan dalam acara pertemuan bisnis di Bali pada Kamis (11/12/2025). 

BALI – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya menarik lebih banyak wisatawan dari Singapura untuk berwisata ke wilayah Bali bagian utara dan barat dengan mengadakan kegiatan-kegiatan perjalanan wisata pengenalan.

Empat perwakilan agen perjalanan dan operator tur dari Singapura telah diajak untuk merasakan pengalaman berwisata di Bali Utara dan Bali Barat dalam kegiatan Familiarization Trip bertajuk "Hidden Bali: Serenity, Nature and Sustainability" yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata pada 8–12 Desember 2025.

"Kami berharap ada peningkatan kunjungan ke Bali utara dan barat, tentunya ke depan Kementerian Pariwisata dapat terus mengadakan kegiatan Familiarization Trip," kata Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata Dedi Ahmad Kurnia dalam acara business matching di Bali, Kamis (11/12).

Ia menyampaikan bahwa selain diajak menikmati pengalaman berwisata, peserta Familiarization Trip (Famtrip) dari Singapura juga dipertemukan dengan pelaku usaha pariwisata lokal untuk bertukar ide, membangun jaringan, dan menjajaki peluang kolaborasi.

Dedi mengatakan bahwa wilayah Bali Utara dan Bali Barat menawarkan beragam pelayanan wisata, termasuk wisata alam, wisata kebugaran, wisata bahari, wisata gastronomi, dan wisata budaya.

Dedi menjelaskan bahwa kegiatan Famtrip bagi pelaku usaha pariwisata asal Singapura di Bali Barat dan Bali Utara merupakan bagian dari Program 3B, yang dilaksanakan untuk memperkenalkan destinasi wisata di Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara serta meratakan persebaran wisatawan di wilayah Bali.

"Kami berharap perjalanan ini akan menginspirasi agen perjalanan Singapura kami untuk mengembangkan paket wisata yang segar, inovatif, dan siap pasar yang menyoroti pesona otentik Bali di luar wilayah selatan yang sudah terkenal," katanya.

Singapura termasuk pasar layanan pariwisata yang dinilai penting untuk digarap.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan dari Singapura mencapai 9,43 persen dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Oktober 2025, yang sebanyak 1,33 juta kunjungan.  

Angka akumulatif kunjungan wisatawan asal Singapura ke Indonesia sepanjang Januari sampai Oktober 2025 tercatat 1.197.222 kunjungan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Gede Dolly Sukma Oktiva Askara berharap program promosi seperti Famtrip bisa dilaksanakan lagi untuk memperkenalkan objek dan pelayanan pariwisata di Buleleng, yang selama ini menurut dia belum banyak dilirik wisatawan.

Dia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam mengadakan program-program promosi untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan.

"Dari sisi anggaran kami memang sangat minim, tapi kami siap berkolaborasi untuk kegiatan-kegiatan yang positif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.