Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkumham Ajak Timses Ciptakan Pemilu yang Ramah HAM

📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkumham Ajak Timses Ciptakan Pemilu yang Ramah HAM Doc: ANTARA/Fath Putra Mulya
Ket. Dirjen HAM Kemenkumham Dhahana Putra memberikan keterangan usai dialog media di Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (3/11).

Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) HAM, mengajak seluruh tim sukses (timses)peserta Pemilu 2024 ikut menciptakan pesta demokrasi yang ramah HAM.

Direktur Jenderal (Dirjen) HAM Dhahana Putra di Jakarta, Jumat, mengatakan ajakan tersebut merupakan upaya lebih lanjut dari pertemuan antara pihaknya dengan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI beberapa waktu lalu.

"Kami ingin bertemu dengan timses untuk bersama-samaayo kita melakukan suatu komunikasi,agar pemilu itu dapat dilaksanakan dengan jurdil (jujur dan adil) dan tentunyahuman rights friendly," kataDhahanaditemui usai dialog media di Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (3/11).

Dhahanamenjelaskan saat ini Ditjen HAM sedang menggodok kriteria pemilu yang ramah HAM. Namun demikian, dia menekankan bahwa salah satu kriteria utamanya adalah pemilu tidak diwarnai narasi saling menghina maupun ujaran kebencian.

"Kami sedang diskusi terkait pakem-pakem hak asasi manusia, tentunya menjadi perhatian tidak adahate speech. Menghormatilah hak masing-masing, baik yang peserta maupun juga sebagai calon," ucapnya.

Menurut Dhahana, apabila pemilu terbebas dari dua hal itu, maka demokrasi akan semakin indah. Oleh karena itu, pihaknya telah membangun komunikasi dengan timsesbakal calon peserta Pemilu 2024 dan siap menggugah seluruh pihak untuk menciptakan pemilu ramah HAM.

"Indonesia besar, Indonesia punya budaya cukup banyak, agama cukup banyak. Mari kita jaga itu dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika. Itu yang menjadi fokus kami," katanya.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan anggota KPU RI di Jakarta, pada tanggal 13 Oktober 2023, dilakukan pembahas mengenai upaya menjaga Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu dan menciptakan suatu pelaksanaan pemilu yang damai, sejuk, dan juga bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila," kata Dhahana di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (13/10).

Ditjen HAM memiliki peran konkret dalam menangani isu terkait diskriminasi HAM, katanya, terutama menjelang pesta demokrasi.

Menurut Dhahana, pertemuan dengan anggota KPU RI itu penting untuk mencegah pelanggaran perlindungan HAM saat Pemilu 2024, karena ujaran kebencian di media sosial bisa beredar dengan sangat cepat.

"Apalagi tahun politik dan juga akan dilaksanakan proses pemilu. Itulah yang kami jaga bahwa koridor negara Indonesia dan juga nilai Pancasila harus dijunjung tinggi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

37 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.