Kemenhub Hadirkan 10 Halte Ramah Disabilitas dan Pemberhentian Biskita
📅 Sabtu, 17 Agu 2024, 05:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas BPTJ
Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghadirkan 10 halte yang ramah bagi disabilitas dan lima tempat pemberhentian Biskita di wilayah Kota Depok dan Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
"Halte-halte yang kami bangun telah dilengkapi dengan fasilitas disabiltas sepertiguiding blockdan area untuk kursi sebagai bagian dalam meningkatkan layanan Buy The Service atau BTS di Bodebek," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPTJ Kemenhub Tatan Rustandi seusai meninjau halte Biskita di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat.
Dalam meninjau halte Biskita di Depok, Plt Kepala BPTJ Tatan Rustandi didampingi Direktur Prasarana BPTJ Zamrides dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Zamrowi serta Sekretaris BPTJ Dedy Cahyadi.
Selain itu juga telah disediakan papan informasi rute, tempat duduk, pengisi daya baterai telepon genggam (charging station), kamera CCTV dan kipas angin guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan pengguna transportasi tersebut.
Tatan menyampaikan bahwa dari 10 halte yang dibangun, dua halte berada di Kota Bekasi dan delapan halte lainnya berada di Kota Depok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian lima tempat pemberhentian bus atau TPB Biskita yang disiapkan, satu berada di Kota Bekasi dan empat berada di Kota Depok.
"Di Kota Bekasi, dua halte dan satu TPB berada di Jalan Ahmad Yani. Sementara di Kota Depok ada lima halte dan satu TPB berada di Jalan Tole Iskandar dan satu halte tiga TPB berada di Jalan Raya Bogor. Adapun dua halte lainnya berada di Jalan Margonda," ungkap Tatan dalam keterangan di Jakarta.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa pembangunan halte di Kota Bekasi saat ini telah selesai pengerjaannya. Adapun di Kota Depok, tiga halte sudah dapat dimanfaatkan sementara sisanya akan selesai dalam waktu dekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembangunan halte dan bus stop ini merupakan bagian dari upaya BPTJ untuk menyediakan fasilitas transportasi yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
"Dengan adanyaguiding blockdan area kursi roda diharapkan pengguna Biskita yang memiliki keterbatasan dapat tetap menggunakan layanan angkutan umum massal ini," ucapnya.
Selain itu, untuk memudahkan pencarian informasi rute telah tersedia papan informasi rute sehingga pengguna bisa lebih mudah mengetahui jalur-jalur yang dilalui, sedangkan CCTV diharapkan dapat memberikan keamanan saat menunggu bus.
"Kemudian tempat duduknya juga nyaman dan disediakan tempat sampah untuk menjaga kebersihan halte," ujar Tatan.
Tatan menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Depok untuk melakukan penyesuaian agar halte yang disiapkan di daerah itu tetap nyaman digunakan oleh masyarakat.
Tatan berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik oleh masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!