Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhaj Ingatkan Jamaah Haji: Pembayaran Dam Wajib Lewat Mekanisme Resmi Arab Saudi, Jangan Sembarangan!

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhaj Ingatkan Jamaah Haji: Pembayaran Dam Wajib Lewat Mekanisme Resmi Arab Saudi, Jangan Sembarangan! Doc: Antara
Ket. Jamaah haji Indonesia menaiki bus Shalawat di Syisyah untuk menuju ke Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/5).

Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan jamaah haji untuk membayar dam melalui mekanisme resmi yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Jamaah yang akan melakukan pembayaran dam di Arab Saudi wajib menggunakan Adhahi. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran di luar mekanisme resmi, termasuk membeli sendiri hewan di pasar," kata Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh. Hasan Afandi dalam keterangan pers kementerian di Jakarta pada Sabtu (2/5).

Dam adalah denda yang wajib dibayar oleh anggota jamaah haji karena melanggar larangan atau meninggalkan kewajiban dalam berhaji.

Kewajiban untuk membayar dam antara lain berlaku bagi mereka yang menunaikan haji tamattu', yakni melakukan ritual ibadah umrah lebih dahulu kemudian melaksanakan ibadah haji karena datang ke Tanah Suci pada awal waktu.

Hasan menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelayanan ibadah haji hingga hari operasional ke-12 berjalan lancar, baik dalam pemberangkatan, kedatangan, maupun pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah di Arab Saudi.

Menurut dia, sampai Jumat (1/5) sebanyak 175 kelompok terbang (kloter) yang mencakup 68.082 anggota jamaah haji dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Sebanyak 165 kloter yang meliputi 64.129 anggota jamaah haji dan 657 petugas tercatat sudah tiba di Kota Madinah dan 19 kloter yang terdiri atas 7.387 anggota jamaah haji dan 76 petugas telah tiba di Kota Makkah.

Hasan menyampaikan bahwa petugas disiagakan di seluruh titik layanan guna memastikan pergerakan jamaah dari Madinah menuju ke Makkah berjalan lancar dan aman.

"Seluruh proses terus kami kawal agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jamaah," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah juga menyiagakan petugas kesehatan untuk melayani jamaah haji Indonesia.

Menurut data Kemenhaj, di antara jamaah haji Indonesia ada 5.576 orang yang menjalani rawat jalan, 105 orang yang dirujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia, dan 125 orang yang dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.

Sebanyak 39 orang tercatat masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi karena mengalami masalah kesehatan.

Anggota jamaah haji Indonesia yang meninggal tercatat bertambah dua menjadi total tujuh orang.

Kemenhaj mengimbau jamaah Indonesia tidak membawa barang berlebihan, memperbanyak minum air putih, mengatur waktu ke masjid, dan menjaga kesehatan agar stamina tetap terjaga sampai pelaksanaan ibadah haji selesai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

55 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.