Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendagri Dapat Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2025 dari ANRI

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 15:56 WIB | Oleh:
Kemendagri Dapat Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2025 dari ANRI Doc: Kemendagri

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2025 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penghargaan ini diberikan kepada simpul jaringan yang menunjukkan kinerja unggul dalam pengelolaan arsip, mencakup aspek kualitas, kuantitas, serta inovasi. Dengan demikian, para penerima adalah kementerian/lembaga (K/L), pemerintah daerah (Pemda), dan perguruan tinggi yang dinilai memiliki performa terbaik dalam tata kelola arsip.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan, kearsipan merupakan bagian penting dari dokumentasi perjalanan bangsa. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap ANRI yang dinilainya telah menjalankan peran penting tersebut dengan baik. Sebagai pembina Pemda, Kemendagri berkomitmen untuk terus memperkuat sistem kearsipan hingga ke tingkat daerah.

“Bersyukur sekali kami hari ini bisa mendapatkan penghargaan. Semoga kami harapkan, seluruh pemerintah (daerah), 38 provinsi, 514 kabupaten/kota di Indonesia juga bersama-sama, semuanya harus bersama-sama memperbaiki kearsipan kita,” katanya dalam acara Penyerahan Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2025 di Ruang Noerhadi Magetsari, Kantor Pusat ANRI, Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Lebih lanjut, Ribka juga menyampaikan apresiasi kepada daerah-daerah yang menerima penghargaan serupa. Menurutnya, capaian tersebut menjadi teladan dalam pengelolaan arsip di tingkat daerah. Ia turut mendorong Pemda dan instansi lainnya untuk memperkuat sinergi dengan ANRI sebagai garda terakhir pelestarian arsip nasional.

“Kami mengapresiasi Arsip Nasional Republik Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan hari ini. Bagaimana ini merupakan sebuah sejarah Kemendagri,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala ANRI Mego Pinandito menjelaskan bahwa ANRI terus membangun kolaborasi dengan K/L, Pemda, dan perguruan tinggi dalam menata arsip aktif dan arsip dinamis sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Tujuannya adalah meningkatkan pelayanan publik dan membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa arsip tidak hanya sebatas dokumen administratif, melainkan memiliki nilai strategis dalam pengambilan keputusan dan pelestarian pengetahuan.

“Arsip itu sekali lagi tidak hanya sebagai dokumen administratif semata, tapi juga memiliki nilai yang strategis untuk kemudian kita bisa melihat kembali berbagai hal yang tersimpan di dalam arsip itu. Apakah itu sebuah data, fakta, keputusan, atau mungkin peristiwa-peristiwa,” tandasnya.

(IKN)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.