Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebijakan Trump Tak Cukup Bangkitkan Industri Batubara AS yang Terus Menurun

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Kebijakan Trump Tak Cukup Bangkitkan Industri Batubara AS yang Terus Menurun Doc: Reuters

JAKARTA —Meski Presiden AS Donald Trump telah menjadikan industri batubara sebagai tulang punggung ambisi dominasi energi nasionalnya, realitas di lapangan menunjukkan tren yang sangat berbeda. Tidak ada satu pun pembangkit listrik tenaga batubara baru yang sedang dibangun di Amerika Serikat saat ini, sementara perusahaan-perusahaan utilitas justru beralih ke energi yang lebih cepat, murah, dan ramah lingkungan.

Selama awal masa jabatan keduanya, Trump telah menandatangani berbagai perintah eksekutif dan mengucurkan dana federal untuk menghidupkan kembali sektor pertambangan batubara dan pembangkit listriknya. Namun, langkah-langkah tersebut tampaknya tidak cukup untuk membalikkan arah transisi energi yang sudah terjadi.

Para penyedia listrik di AS tetap memprioritaskan pengembangan energi terbarukan, baterai penyimpanan, gas alam, dan tenaga nuklir. Faktor utama yang mendorong keputusan ini adalah efisiensi biaya dan keandalan pasokan, yang dinilai lebih unggul dibandingkan batubara.

Bahkan di pasar global, prospek ekspor batubara AS tetap terbatas. Negara-negara seperti Indonesia dan Australia memiliki posisi yang jauh lebih strategis karena kedekatan geografis dan biaya logistik yang lebih rendah ke pasar utama di Asia, satu-satunya wilayah yang permintaannya terhadap batubara masih tumbuh secara konsisten.

Artinya, walaupun mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat, industri batubara AS tetap menghadapi kesulitan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Transisi global menuju sumber energi yang lebih bersih menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan sektor ini dalam jangka pendek hingga menengah.

Data dari Global Energy Monitor (GEM) menunjukkan bahwa sejak tahun 2000 hingga 2024, sebanyak hampir 166.000 megawatt (MW) kapasitas pembangkit listrik tenaga batubara telah dihentikan operasionalnya di AS karena dianggap sudah usang. Sebaliknya, hanya sekitar 26.000 MW kapasitas baru yang dibangun dalam periode yang sama.

Yang lebih mencolok, pembangkit tenaga batubara terbaru—Stasiun Energi Sandy Creek di Texas—sudah beroperasi lebih dari 10 tahun lalu. Tidak adanya pembangunan baru sejak itu menandakan stagnasi yang dalam dalam industri ini.

Akibatnya, kapasitas total pembangkit listrik tenaga batubara AS telah menyusut sekitar 42% dalam kurun waktu 25 tahun terakhir, turun menjadi sekitar 194 gigawatt menurut lembaga riset energi Ember. Ini mencerminkan penurunan signifikan yang kemungkinan besar akan terus berlanjut seiring percepatan transisi energi di AS dan dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.