Kebangetan! Dishub Berhasil Angkut Satu Kilogram Ranjau Paku dari Enam Jalan Utama di Jakarta
📅 Rabu, 13 Agu 2025, 18:00 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan operasi penyisiran ranjau paku di enam lokasi jalan utama pada Selasa (12/8). Kegiatan ini melibatkan 17 personel dari sejumlah wilayah, dilengkapi empat unit kendaraan operasional (KDO) modifikasi magnet paku.
Hasilnya, petugas mengamankan total 1.000 gram paku dari berbagai titik rawan tersebut. Rinciannya, 200 gram dari Jalan Gunung Sahari (Jakarta Pusat), 350 gram dari Jalan Raya Kalimalang dan Jalan DI Panjaitan (Jakarta Timur), 250 gram atau 18 paku dari Traffic Light (TL) Grogol (Jakarta Barat), serta 200 gram atau tujuh paku dari Jalan MT Haryono dan Jalan Gatot Subroto (Jakarta Selatan).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan dan penyisiran secara rutin melalui Sudinhub di lima wilayah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kepolisian.
“Piket satuan pelayanan perhubungan juga akan melakukan patroli mobile di titik-titik rawan penyebaran paku. Operasi akan terus dilakukan untuk mencegah korban berjatuhan akibat ban pecah atau kecelakaan yang dipicu ranjau paku,” ujar dia, Rabu (13/8).
Sebagai informasi, sorotan terhadap maraknya ranjau paku kembali mencuat setelah seorang warganet membagikan pengalaman ban kendaraannya bocor tepat di dekat tukang tambal ban di Jalan Gatot Subroto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kejadian ini memicu dugaan adanya modus lama, ban bocor di lokasi yang berdekatan dengan jasa tambal, bahkan disebut-sebut melibatkan paku atau jeruji payung agar ban tubeless tetap rusak. Unggahan tersebut menuai banyak komentar miring dari warganet yang membagikan pengalaman serupa. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!