Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapolsek Terima Setoran dari Pencurian? Kasusnya Diselidiki Propam

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 18:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolsek Terima Setoran dari Pencurian? Kasusnya Diselidiki Propam Doc: ant
Ket. Kapolres Anambas AKBP Raden Ricky Pratidiningrat

ANAMBAS – Jika benar, tentu isu ini sangat menyedihkan bahwa Kapolsek menerima setoran hasil pencurian. Polisi apalagi seorang kepala harusnya memberi contoh perilaku baik dan melindungi. Ini malah terima setoran dari pencuri.

Untuk mengungkap kasus ini, menurut Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningarat, Propam Polda Kepri sedang memeriksa Kapolsek Palmatak Iptu K terkait isu menerima setoran dari aksi pencurian material di anjungan minyak milik Malaysia.

Kapolres Anambas Raden dikonfirmasi di Batam, Minggu, mengatakan dalam pemeriksaan tersebut Kapolsek Palmatak bersikap kooperatif karena bersedia memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Propam Polda Kepri.

“Untuk saat ini Kapolsek Palmatak memenuhi panggilan Propam Polda Kepri,” jelas Raden. Dia menyebut isu ini masih didalami dan sedang dalam proses penyelidikan terkait kebenaran dari video viral yang menyebut Kapolsek Palmatak menerima setoran 10 juta dari kasus pencurian lintas negara tersebut. “Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Perwira menengah Polri itu minta semua pihak mengikuti proses tersebut, karena masih dalam penyelidikan untuk mengungkap kebenaran kabar tersebut. “Tunggu saja prosesnya, kan belum tentu benar juga,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan telah membentuk tim untuk menyelidiki dugaan tersebut. “Kasus itu kami sedang dalam penyelidikan. Ada tim Polda yang melakukan penyelidikan terkait isu yang beredar untuk mencari benar atau tidak,” jelas Asep.

Kasus kejahatan lintas negara tersebut jadi perbincangan di media sosial setelah sebuah akun Tiktok @cemotcemoti awal pekan lalu mengunggah video rekaman suara dugaan keterlibatan Kapolsek Palmatak, Anambas dalam kasus tersebut.

Rekaman suara dalam video tersebut berisi percakapan dua orang laki-laki yang belum diketahui identitasnya. Keduanya saling bertanya dan menjawab. Salah satunya menanyakan berapa untuk kapolsek. Pria di suara kedua menjawab untuk kapolsek sebesar 10 juta.

Dalam rekaman suara itu, pria pertama menanyakan uang 10 juta itu berasal dari mana. Dijawab oleh suara kedua, mereka patungan mengasih untuk kapolsek. Disebutkan sejumlah nama yang memberikan uang, rata-rata satu orang memberikan 3 juta. Kapolsek yang dimaksud dalam video tersebut, adalah Kapolsek Palmatak berinisial Iptu K.

Video tersebut juga menampilkan cuplikan berita-berita terkait tujuh warga Anambas ditangkap Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) yang kedapatan melakukan pencurian bahan material di anjungan minyak milik negara tetangga tersebut, seperti panel surya dan baterai. Berita pencurian dan penangkapan itu terjadi Februari 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.