Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapolres Cimahi Larang Warga Dekati Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat, Ini Alasannya.

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 02:30 WIB | Oleh:
Kapolres Cimahi Larang Warga Dekati Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat, Ini Alasannya. Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Situasi masyarakat yang berkunjung ke lokasi bencana longsor untuk menyaksikan proses evakuasi di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/1).

BANDUNG - Kepolisian Resor (Polres) Cimahi mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar menjauhi lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 

Langkah sterilisasi ini diambil menyusul tingginya potensi longsor susulan akibat cuaca ekstrem serta gangguan mobilitas tim SAR yang terhambat oleh banyaknya warga yang datang ke lokasi hanya karena rasa penasaran.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Adi Putra di Bandung, Kamis, mengatakan kondisi hujan deras disertai kabut tebal hingga kini terus mengguyur kawasan kaki Gunung Burangrang, sehingga area sekitar longsor masih berbahaya.

“Kami sudah jaga di bawah sebelum lokasi kejadian. Anggota bersiaga dan kami juga berkoordinasi dengan perangkat desa yang tahu warga setempat,” ujarnya.

Ia menegaskan masyarakat tidak datang ke lokasi bencana hanya karena rasa penasaran atau dengan mengaku sebagai keluarga korban tanpa keperluan mendesak karena berpotensi menimbulkan korban baru.

“Kami berharap warga bisa memahami situasi dan menghormati proses evakuasi yang sedang berjalan,” tambahnya.

Selain mengimbau warga, dirinya juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya terkait kondisi di lokasi longsor sehingga informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kepanikan.

Kehadiran warga yang tidak berkepentingan juga sempat berdampak pada arus lalu lintas di sekitar posko pengungsian dan posko DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Barat sehingga membuat akses tim SAR dan ambulans menjadi terbatas.

“Ketika banyak kendaraan datang, mobil tim SAR dan ambulans jadi sulit keluar masuk. Prioritas kami adalah penanganan korban,” ucapnya.

Hingga kini, aparat gabungan terus mengamankan area longsor guna juga melakukan antisipasi terhadap potensi longsor susulan seiring cuaca ekstrem yang belum mereda.

Polres Cimahi menegaskan kembali agar masyarakat mematuhi imbauan ini demi keselamatan bersama dan kelancaran proses evakuasi serta penanganan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.