Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabupaten Bogor Jadi Rujukan Seskoad, Mitigasi Bencana Dinilai Efektif

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Bogor Jadi Rujukan Seskoad, Mitigasi Bencana Dinilai Efektif Doc: Antara
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama para perwira siswa Dikreg LXVII Seskoad Tahun Ajaran 2026 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/4).

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi rujukan bagi Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Seskoad dalam mempelajari mitigasi dan penanggulangan bencana.

Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda menerima kunjungan para perwira siswa Dikreg LXVII Seskoad Tahun Ajaran 2026 di Cibinong, Senin (6/4).

Rudy menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan TNI dan Polri, khususnya dalam menghadapi tantangan kebencanaan di wilayah.

“Ini menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah serta mengabdi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia memaparkan, Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan kompleksitas tinggi karena memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia, terdiri atas 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan.

Menurut Rudy, sepanjang 2025 Kabupaten Bogor mengalami 1.826 kejadian bencana yang seluruhnya dapat ditangani melalui koordinasi lintas sektor.

“Penanganan bencana kami mengedepankan kecepatan dan koordinasi. Tenda pengungsian hanya bersifat sementara, selanjutnya masyarakat difasilitasi hunian sementara yang layak,” katanya.

Selain penanganan, Pemkab Bogor juga mendorong upaya mitigasi melalui pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi dengan TNI, seperti akses jalan di wilayah terpencil yang berfungsi sebagai jalur evakuasi sekaligus mendukung perekonomian warga.

Rudy menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

Sementara itu, perwakilan Seskoad menjelaskan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Wilayah Pertahanan (KKL Wilhan) berlangsung pada 6–9 April 2026 di wilayah Kodam III/Siliwangi.

Kegiatan tersebut mengusung tema sinergitas komponen bangsa dalam penanggulangan bencana guna memperkuat ketahanan nasional.

KKL Wilhan menjadi bagian penting dalam pembelajaran perwira siswa untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan analisis terhadap dinamika wilayah, termasuk implementasi pembinaan teritorial dalam sistem pertahanan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.