Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Gembira, Pemkab Kediri Beri Beasiswa Pendidikan Bagi Calon Tenaga Kesehatan

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 22:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Pemkab Kediri Beri Beasiswa Pendidikan Bagi Calon Tenaga Kesehatan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kediri
Ket. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat peluncuran program beasiswa tersebut di Stikes Pamenang Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/7/2024).

Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memberikan beasiswa pendidikan bagi calon tenaga kesehatan pada 2024 sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan mereka.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramanadi Kediri, Selasa, mengatakan program beasiswa tersebut sebagai dukungan bagi calon tenaga kesehatan yang menempuh pendidikan di daerah itu.

Tercatat 52 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Pamenang, Kabupaten Kediri menerima beasiswa pendidikan kesehatan tersebut.

"Kami ingin mahasiswa penerima beasiswa nantinya menjadi tenaga kesehatan untuk dapat melayani masyarakat dengan baik," katanya.

Pihaknya juga meminta kepada mahasiswa tenaga kesehatan turut serta membantu mengecek fasilitas kesehatan di Kabupaten Kediri, baik rumah sakit maupun puskesmas, dan kemudian memberikan kritik serta masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan kesehatan pada masa mendatang.

"Saya minta nanti dibuat kritik dan solusinya, juga kelebihannya apa. Bisa di semua faskes (fasilitas kesehatan) Kabupaten Kediri," kata dia.

Ia berharap, lokasi kampus Stikes Pamenang, Kabupaten Kediri, tempat calon mahasiswa penerima beasiswa bagi calon tenaga kesehatan dapat berkembang.

Ia mengatakan perguruan tinggi kesehatan itu tetap terjaga kualitasnya, tak hanya dari segi bangunan, namun juga tenaga pengajar dan kualitas lulusan.

"Semoga Stikes Pamenang akan menjadi penggunaan tinggi ilmu kesehatan yang dikenal karena punya produk produk (lulusan yang) berkualitas," kata dia.

Salah seorang penerima beasiswa tersebut, Mega Aprilia, mengaku bersyukur karena mendapatkan program beasiswa pendidikan itu.

Dia mengaku pernah bekerja di apotek, namun kemudian ingin tetap belajar sehingga mengajukan beasiswa.

Ia menyatakan bersyukur mendapatkan beasiswa ini sehingga dapat kembali melanjutkan pendidikannya ke sekolah ilmu kesehatan.

"Terima kasih karena dengan beasiswa ini bisa kuliah gratis selama tiga tahun," kata dia.

Mega yang mahasiswi Program D3 KeperawatanStikesPamenang tersebut, mengatakanbanyak masyarakat dari kalangan menengah ke bawah ingin bekerja sebagai tenaga kesehatan.

Ia berharap, program ini bisa diteruskan, sebab membawa hal positif bagi kemajuan pendidikan, terutama ilmu kesehatan.

Apalagi, katanya, dengan beasiswa, anak-anak yang ekonomi orang tuanya terbatas menjadi mempunyai kesempatan untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan, tanpa perlu bingung memikirkan biaya kuliah.

"Dapat beasiswa seperti dapat rejeki nomplok. Harapan kami, semoga beasiswa ini dapat berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya," kata dia.

Bupati Dhito meresmikan program beasiswa di Stikes Pamenang, Kabupaten Kediri, antara lain didampingi Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.