Jordi Cryuff dan Perannya sebagai Penasihat Teknis Tim Nasional Indonesia
📅 Minggu, 09 Mar 2025, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA– Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menunjuk mantan Direktur Olahraga Barcelona Jordi Cryuff sebagai technical advisor atau Penasihat Teknis Tim Nasional Indonesia mulai Februari lalu.
Penunjukan ini sekaligus menjadi serangkaian perubahan yang dilakukan PSSI menyusul dengan penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala skuad Garuda.
Penunjukan Jordi Cryuff sebagai Penasihat Teknis Indonesia masih belum menutup simpang siur mengenai kursi kosong Direktur Teknik yang sebelumnya sempat diisi oleh nama-nama seperti Frank Wormuth (2024), Nova Arianto (2023-2024) dan Indra Sjafri (2020-2023 dan 2024).
Kehadiran Jordi, yang merupakan anak dari penyempurna "Total Football" sekaligus legenda sepak bola Johan Cryuff, tentunya diharapkan mampu mengusung visi sepak bola Garuda dalam jangka pendek hingga jangka panjang.
PSSI masih belum secara gamblang mengungkapkan tugas-tugas dari pria asal Belanda tersebut dalam membantu menangani sepak bola Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peran Penasihat Teknis
Dalam sepak bola modern terdapat istilah mengenai direktur sepak bola, direktur teknik, direktur olahraga atau penasihat teknis yang memiliki peran secara umum hampir mirip yakni menjadi jembatan antara pihak manajemen klub ataupun federasi dengan pelatih kepala untuk mempertimbangkan segala kebijakan.
Perkembangan ini terjadi karena dulu peran yang terlalu banyak diemban seorang pelatih yang berfungsi bukan hanya mengatur taktik di lapangan, tapi juga mencakup fungsi operator meliputi keuangan hingga komersial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masa tersebut tak dapat dilepaskan dari peran yang diemban oleh dua pelatih legendaris Sir Alex Ferguson (Manchester United) dan Arsene Wenger (Arsenal) hingga memunculkan istilah akronimisasi fungsi mereka sebagai Direktur Sepak Bola.
"Gelar direktur sepak bola (DoF) tampaknya merupakan anakronisme yang masih ada sejak jaman dahulu kala ketika para manajer cenderung menjadi operator yang mencakup semuanya...seperti Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger, yang kekuasaannya dalam hampir semua aspek klub sepak bola mereka – keuangan dan operasi komersial – hampir total," tulis laman Liga Inggris.
Dengan fungsi yang terlalu banyak diemban tersebut, sejumlah federasi maupun klub memisahkan tugas pelatih kepala dengan direktur olahraga, direktur teknik, penasehat teknis atau direktur sepak bola.
Tidak ada yang secara pasti menentukan fungsi dari direktur teknik ataupun penasehat teknis di dalam klub ataupun federasi. Meski kini telah banyak klub maupun federasi menggunakan jabatan tersebut untuk membangun landasan strategis di dalam tim.
Namun, secara umum penasehat teknis memiliki peran untuk membentuk dan mempertahankan filosofi sepak bola jangka panjang klub mulai dari akademi hingga ke level senior.
Misalkan saja di tim Real Madrid dengan Direktur Teknik Pedrag Mijatovic yang berperan untuk menganalisis dan memberikan pendapat kepada Presiden Florentino Perez mengenai potensi-potensi pemain bintang yang bisa diboyong dalam projek dan filosofi klub yang terkenal dengan penandatangan pemain bintang, "Los Galacticos".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!