Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jenderal Bintang Dua Ini Akui Belum Ada Formula Tepat untuk Atasi Macet Jakarta

📅 Jumat, 29 Des 2023, 05:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jenderal Bintang Dua Ini Akui Belum Ada Formula Tepat untuk Atasi Macet Jakarta Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto saat mengisi acara Rilis akhir tahun Polda Metro Jaya 2023, di Balai Polda Metro Jaya, Kamis (28/12/2023).

Jakarta - Jenderal bintang dua ini yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto mengakui bahwa hingga kini belum ada formula yang tepat untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta.

"Memang sehari-hari kami belum bisa menekan kemacetan ini. Berbagai diskusi antara kami dan Pemda belum menemukan formula yang tepat bagaimana mengatasi kemacetan," ucapnya saat 'Rilis akhir tahun Polda Metro Jaya 2023' di Balai Polda Metro Jaya, Kamis.

Karyoto menjelaskan kalau regulasi ganjil-genap dinilai dapat memangkas kemacetan, namun hal itu tak dapat diterapkan terhadap semua jenis kendaraan juga diterapkan setiap waktu.

"Kalau genap dan ganjil diberlakukan pada semua jenis kendaraan pasti masyarakat akan protes, apalagi di seluruh jam waktu, nanti masyarakat akan meminta pajak separuh. Karena kalau saya punya mobil genap, pasti saya akan keluar hanya di genap saja. Artinya saya membayar pajak genap dan ganjil," katanya.

Meski demikian pihaknya dengan stakeholder terkait terus berupaya mencari formulasi terbaik untuk mengurangi kemacetan.

"Tapi yang jelas upaya-upaya kami turunkan anggota di jam rawan (macet) kami berupaya untuk sedikit memperlancar," kata dia.

Sementara itu menurut data yang di rilis jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2023 meningkat dari tahun 2022. Ada sebanyak 11.629 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi tahun 2023, sementara tahun 2022 ada 10.494 kasus.

"Untuk korban meninggal dunia tahun 2023 menurun 11% sebanyak 79 orang dibanding tahun 2022. Korban luka berat tahun 2023 meningkat 36% sebanyak 608 orang dibanding tahun 2022. Korban luka ringan tahun 2023 meningkat 11% sebanyak 1.149 orang dibanding tahun 2022," kata Karyoto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.