Jelang Ramadhan, Pemkot Bandung Pastikan Harga Pangan Tetap Aman
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 18:27 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Rubby Jovan
KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan harga kebutuhan pokok masyarakat masih berada dalam kondisi relatif aman dan stabil menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pemantauan harga yang terus dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian tidak menunjukkan kenaikan harga yang ekstrem.
“Secara umum harga masih terkendali. Memang ada sedikit kenaikan di beberapa komoditas hortikultura seperti cabai akibat faktor cuaca, tapi masih dalam batas wajar dan tidak melonjak tajam,” kata Farhan di Bandung, Selasa.
Berdasarkan laporan dari Disdagin, Farhan mengatakan, harga cabai rawit merah yang saat ini berada di kisaran Rp58.000 per kilogram. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp9.000.
“Dibandingkan kemarin, cabai jauh lebih rendah lonjakan harga pada periode lalu yang sempat menembus Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, komoditas protein hewani terpantau masih berada pada harga normal. Berdasarkan data Disdagin per akhir Januari 2026, harga daging sapi berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, daging ayam ras Rp38.000 per kilogram, dan telur ayam Rp29.000 per kilogram.
“Untuk sektor perdagingan relatif aman. Tidak ada gejolak harga yang signifikan,” katanya.
Terkait bencana longsor yang sempat terjadi di wilayah Bandung Barat (KBB), Farhan memastikan distribusi bahan pangan ke Kota Bandung tidak terganggu sehingga tidak berdampak pada pasokan maupun harga di pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Distribusi dari distributor aman. Tidak ada gangguan pasokan ke Kota Bandung,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot bandung melalui Disdagin akan kembali menggelar Bazar Murah Utama di 30 kecamatan dengan harapan dapat menjaga keterjangkauan harga dan menekan potensi inflasi jelang Ramadhan hingga Lebaran.
“Bazar murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi instrumen konkret untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Kami ingin warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Farhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!