Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Januari hingga April 2025, Kasus DBD di Jakarta Barat Tercatat Tren Meningkat

📅 Senin, 19 Mei 2025, 23:12 WIB | Oleh:
 Januari hingga April 2025, Kasus DBD di Jakarta Barat Tercatat Tren Meningkat Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman, Kelurahan Grogol, Jakarta.

JAKARTA - Tercatat pada Januari 2025 terdapat 186 kasus DBD, kemudian 211 kasus DBD pada Februari, 254 kasus pada Maret dan 254 kasus DBD pada April 2025.

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mencatat tren warga yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk aedes aegypti di Jakarta Barat (Jakbar) terus meningkat sejak Januari hingga April 2025.

"Kemudian, hingga 15 Mei 2025 sudah ada 75 kasus DBD," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudinkes Jakarta Barat, Arum Ambarsari melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (19/5).

Arum menyebut faktor kelembaban dan suhu udara menjadi faktor utama eskalasi kasus DBD di wilayah setempat.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), iklim wilayah Jakbar pada Mei 2025 ini mendukung peningkatan kasus DBD.

"Iklim untuk DBD pada Mei 2025 itu 80 persen, di mana kelembaban optimum untuk nyamuk 71-83 persen. Suhu berkisar 25-32 derajat Celcius, sementara suhu rata-rata optimum untuk perkembangan nyamuk antara berkisar 25 derajat Celcius- 27 derajat Celcius," katanya.

Oleh karena itu, kata Arum, prediksi angka insiden DBD pada Mei dapat mencapai 7,9 kasus per 100.000 penduduk, lebih tinggi dari prediksi pada April, yakni 7,1 kasus per 100.000 penduduk.

Sudinkes Jakbar terus menggencarkan pemantauan vektor atau jentik nyamuk DBD dengan melakukan sidak jentik nyamuk ke rumah-rumah warga melalui juru pemantau jentik (jumantik).

"Pemantauan itu dilakukan dengan utamakan peran masyarakat dan meningkatkan promosi kesehatan tentang DBD," ujar Arum. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.