Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakpus Siapkan Wilayah Tangguh Bencana

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Jakpus Siapkan Wilayah Tangguh Bencana Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma usai pelatihan pembuatan sabun natural "eco enzyme" oleh Darma Wanita Persatuan Kota Administrasi Jakarta Pusat, di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Senin (6/11/2023).

JAKARTA - Terkait kondisi yang banyak tidak menentu karena perubahan iklim, harus dibarengi makin banyak wilayah yang mandiri atau tungguh terhadap bencana. Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengajukan dua kelurahan sebagai daerah percontohan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) 2024.

"Dua kelurahan tersebut adalah Karet Tengsin dan Paseban," ujar Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, Rabu (29/11). Kelurahan Karet Tengsin masuk Kecamatan Tanah Abang. Sedangkan kelurahan Paseban masuk Kecamatan Senen.

Dhany mengatakanTim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Pusat sudah mengadakan kegiatan penguatan bersamakaderkelurahan. Penguatan inisebagai langkah persiapan menghadapi penilaian dan evaluasi GKSTTB Tahun 2024.

Kelurahan Karet Tengsin mewakilipenanganan stunting. Sedangkan Kelurahan Paseban mewakili pembangunan lingkungan sehat.

Saat pertemuan Selasa (28/11), kata Dhany, fokus ke Kelurahan Paseban. Sedangkan untuk Kelurahan Karet Tengsin sudah dilakukan sebelumnya.

"Saya melihat, Kelurahan Paseban merupakan salah satu wilayah yang kondusif karena memang masyarakatnya guyub dan bersatu. Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan juga bagus," ucap Dhany.

Adapun salah satu sasaran yang ingin dicapai GKSTTB 2024 adalah perubahan wilayah tersebut seperti di RW 03 yang dilintasi Kali Sentiong, kini sudah tertata bagus. Menurut Dhany, dulu wilayah tersebut tidak tertata, kini sudah rapi.

Menurut Dhany, lingkungan yang rapi juga akan mempengaruhi perilaku seseorang. Tinggal di daerah rapi, warga juga pikir-pikir bila akan membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Ucu Jamilah mengungkapkan,penilaian kedua kelurahan tersebut sudah berjalan tiga tahun ke belakang, sejak 2021 lalu. Penilaian mulai dari pengamatan data hingga nanti puncaknya pada tahun 2024 akan ada evaluasi dari PKK Tingkat Nasional.

"Masyarakat harus terus disadarkan akan pentingnya lingkungan yang sehat. Jadi, jika ingin menciptakan lingkungan yang sehat, harus berangkat dari kesadaran warga sendiri bahwa mereka memang memerlukannya," ujarnya.

"Saya berharap dengan kegiatan GKSTTB ini ada perubahan yang nyata terwujud di lingkungan masyarakat," ujar Ucu. Selain itu, gotong royong juga sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama. Warga perlu kolaborasi serta saling dukung di antara PKK, warga, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

18 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.