Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaga Kelestarian Satwa, Komunitas Konservasi Melepasliarkan 400 Ekor Tukik

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Kelestarian Satwa, Komunitas Konservasi Melepasliarkan 400 Ekor Tukik Doc: ANTARA/Khalis Surry
Ket. Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk bersama wisatawan melepasliarkan tukik lekang (Lepidochlys olivacea) di Pantai Lampuuk, Aceh Besar, Aceh, Jumat (3/3/2023).

Banda Aceh - Jaga kelestarian satwa. Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk menyebut sekitar 400 ekor tukik jenis Lekang(Lepidochlys olivacea)dan Belimbing(Dermochelys Coriacea)telah dilepasliarkan ke laut Aceh sepanjang awal tahun 2023, dalam upaya melestarikan dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.

"Hari ini kita lepas 88 ekor tukik lekang. Sepanjang 2023 ini kita sudah melakukan pelepasan sebanyak tujuh kali dengan total sekitar 400 ekor tukik," kata Koordinator Lapangan Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk, Ikhsan Jamaluddin di Aceh Besar, Jumat.

Ia menjelaskan, tukik yang dilepasliarkan umumnya jenis lekang dan belimbing. Tukik ini merupakan hasil penangkaran telur-telur penyu didapatkan selama November dan Desember 2022, saat patroli kawasan pantai Lampuuk dan Lange, Lhoknga, Aceh Besar.

Pihaknya memindahkan telur-telur tersebut dari bibir pantai ke tempat yang lebih aman dari pemburu, sekaligus menjadi tempat penangkaran untuk penetasan menjadi tukik atau anak penyu.

"Untuk menetas kita harus menunggu selama 50-60 hari. Kemudian setelah menetas, tukik tersebut kita lakukan karantina selama 4-6 hari, baru kemudian kita lepas liarkan ke laut," kata Ikhsan.

Selain hasil patroli, kata Ikhsan, pihaknya juga kerap menerima telur penyu dari pemburu di kawasan setempat untuk ditetaskan. Pihaknya juga membayar setiap telur penyu yang diberikan oleh warga kepada mereka untuk penetasan.

"Telur selama ini kita dapatkan hasil patroli, dan ada juga beberapa pemburu yang memberi telur ke konservasi, namun tetap kita ganti jerih payah dia, makanya kita selalu butuh donasi," ujarnya.

Ikhsan menambahkan, pelepasan tukik itu dilakukan sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan biota laut. Pihaknya terus berupaya soal itu, dan berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam konservasi penyu.

"Penyu ini memiliki peranan penting dalam ekosistem laut, jadi dia seperti merawat karang, mengontrol populasi ubur-ubur juga menjaga kehidupan bibit-bibit ikan," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, penyu tergolong dalam satwa dilindungi yang terancam dari kepunahan. Sebab itu, dia mengimbau masyarakat untuk berhenti memburu telur penyu dan kemudian beralih untuk menyelamatkan penyu.

"Persentase bertahan hidup tukik ini setelah dilepasliarkan ke laut hanya 1-5 persen. Misal tukik yang kita lepas pada musim ini, itu yang selamat (dari predator) mungkin hanya satu atau tiga ekor tukik," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.