Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inter Alihkan Fokus ke Serie A

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 06:38 WIB | Oleh:
Inter Alihkan Fokus ke Serie A Doc: Marco BERTORELLO / AFP
Ket. Pelatih Inter Milan asal Italia Simone Inzaghi memberikan instruksi kepada gelandang Inter Milan asal Polandia Piotr Zielinski selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan.

MILAN – Setelah menorehkan salah satu malam paling bersejarah di pentas Eropa, Inter Milan harus segera kembali menatap Serie A. Akhir pekan ini, tim asuhan Simone Inzaghi bertandang ke markas Torino dengan harapan menjaga peluang mempertahankan gelar juara yang mulai memudar.

Kemenangan luar biasa atas Barcelona, yang membawa Inter ke final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Munich tanggal 1 Juni, menjadi catatan emas klub. Namun, perjalanan itu juga harus dibayar mahal. Performa domestik Inter terganggu. Kini tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen, Napoli.

Inzaghi menolak anggapan bahwa tim asuhannya mengorbankan liga domestik demi Liga Eropa. “Inter tak pernah memilih kompetisi. Kami berjuang di semua ajang,” ujarnya usai laga tengah pekan. Tapi fakta di lapangan berkata lain. Padatnya jadwal dan keterbatasan skuad membuat performa Inter di Serie A menurun.

Sementara itu, Napoli semakin dekat dengan Scudetto keempat kali. Jadwal tersisa tergolong ringan melawan Genoa, Parma, dan Cagliari. Tga tim ini berada di papan bawah. Parma unggul enam poin dari zona degradasi. Sedangkan Cagliari satu poin di atasnya. Bisa jadi, saat melawan Napoli, keduanya sudah aman dari ancaman turun kasta.

Napoli juga menunjukkan soliditas luar biasa dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Bandingkan dengan Inter, yang masih harus menghadapi lawan berat seperti Lazio dan Como setelah Torino. Situasi ini membuat Napoli difavoritkan menyegel gelar lebih dulu.

Namun, pertarungan yang lebih seru justru terjadi di papan tengah. Perebutan tempat ke Liga Champions musim depan semakin panas. Juventus, Roma, dan Lazio kini sama-sama mengoleksi 63 poin. Ini hanya berselisih satu angka dari Bologna di posisi ketujuh.

Juve akan menghadapi Lazio, Sabtu (10/5) dalam duel langsung antarpesaing. Roma, yang belum terkalahkan dalam 19 pertandingan liga sejak Desember lalu, akan bertemu Atalanta di Bergamo pada hari Senin. Tim asuhan Gian Piero Gasperini saat ini berada di posisi ketiga dan berpeluang mengunci tiket Liga Champions di Gewiss Stadium.

Bologna juga punya jadwal menantang: bertamu ke San Siro untuk menghadapi AC Milan, Sabtu dini hari WIB. Ini menjadi ujian besar sebelum melawan Rossoneri lagi di final Coppa Italia pekan depan, dalam misi mengakhiri paceklik gelar selama 51 tahun.

Dalam kepungan pertandingan krusial ini, satu nama patut disorot: Mile Svilar. Penjaga gawang Roma asal Serbia tampil brilian sejak menjadi pilihan utama di bawah mistar. Di bawah arahan Daniele De Rossi, Svilar menjadi pahlawan dalam banyak pertandingan penting.

Sejak pergantian tahun, Roma hanya kebobolan delapan gol. Svilar telah mencatat 111 penyelamatan, termasuk 57 dari dalam kotak penalty. Ini catatan tertinggi di Serie A. Dalam kemenangan 1-0 atas Fiorentina pekan lalu, dia tampil luar biasa. Kemungkinan dia akan kembali menjadi kunci saat menghadapi trisula Atalanta: Lookman, Retegui, dan De Ketelaere.

Milan-Bologna

Salah satu partai menarik adalah AC Milan yang berjumpa Bologna di San Siro. Pertandingan ini akan berlangsung, Sabtu (10/5) pukul 01.45 WIB. Ini seperti laga awal dari pertarungan sesungguhnya tengah pekan nanti, di Coppa Italia. Milan dan Bologna juga akan bertarung di final Coppa Italia, pekan depan.

Laga akhir pekan ini akan jadi pemanasan jelang duel perebutan trofi juara di kota Roma. AC Milan mungkin sudah pasrah di klasemen hanya mampu sampai posisi Sembilan. Peluang Milan sudah hampir hilang menembus Eropa lewat liga. Ini berbeda dengan Bologna yang datang ke San Siro dengan target mutlak: tiga poin demi menjaga asa finis di zona Liga Champions. Jika Milan mampu merebut Supercoppa Italia akan menjadi hiburan penting setelah gagal total di Eropa.

Setelah mengalahkan Inter untuk lolos ke final Coppa Italia, Milan melanjutkan tren positif dengan dua kemenangan tandang berturut-turut di Serie A. Kemenangan 2-1 atas Genoa menjadi bukti bahwa sistem 3-4-2-1 yang kini digunakan mulai memberikan hasil. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.