Ini Mereka yang Berjuang Keras Berburu Emas di Hari Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut 2024
📅 Selasa, 10 Sep 2024, 05:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Arnas Padda
Kota Medan - Pada hari pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 yang diselenggarakan di Stadion Harapan Bangsa, Aceh dan juga dilakukan secara simbolis di Stadion Baharuddin Siregar, Sumut, Senin (9/9), perburuan emas tetap berlangsung.
Berdasarkan data laman pon2024.id yang dipantau ANTARA di Kota Medan, Selasa (10/9), tuan rumah Sumut masih bersaing sengit dengan Jawa Barat (Jabar) dalam perburuan medali emas. Keduanya sama-sama meraih 12 emas.
Namun, total 46 medali yang diperoleh Jabar masih sulit disaingi oleh tuan rumah yang hanya mengumpulkan 18 medali. Peringkat kedua pun milik Jabar, sedangkan provinsi beragam etnis dan agama ini harus puas di posisi ketiga.
Untuk peringkat pertama, Jawa Timur (Jatim) tampil perkasa dengan mengumpulkan 21 emas dan total 42 medali.
Cabang olahraga senam artistik, barongsai, dan balap sepeda masih menjadi penyumbang emas paling banyak untuk kontingen tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dua medali emas balap sepedamountain bike(MTB) nomor individualdownhill, menambah pundi-pundi emas tim paling timur Pulau Jawa itu.
Bahkan, di sektor putra, dua pebalap Jatimfinishurutan satu dan dua dalam balapan yang digelar di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, Kabupaten Karo, Senin (9/9), sehingga menambah perolehan medali dari satu perak.
Selain itu, cabang olahraga boling nomor tunggal putri juga menyumbang emas melalui perjuangan Shinta Ceysaria Yunita yang mengalahkan wakil Sumut, Nadia Pramanik Nuramalina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara untuk Jabar, dayung merupakan penyumbang emas paling banyak, yakni enam medali ditambah dua perak dan satu perunggu.
Prestasi itu diikuti aerosport paramotor, dengan tiga emas, satu perak, dan dua perunggu.
Boling turut menambah pundi-pundi emas melalui nomor tunggal putra yang diraih Adhiguna Widiantoro.
Atlet tersebut berhasil menundukkan wakil DKI Jakarta, yakni Yeri Ramadona melalui gim ketiga atau penentu, dalam format pertandinganbest of three.
Untuk kontingen Sumut, barongsai menjadi bintang utama penyumbang emas. Cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan dalam PON, menambah raihan empat emas dan satu perunggu bagi tuan rumah.
Menguntit di posisi keempat, kontingen DKI Jakarta mencoba merangkak naik dengan total meraih 10 emas, 19 perak, dan 17 perunggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!