Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Masukan dari BPS untuk Atasi Inflasi Tinggi

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Masukan dari BPS untuk Atasi Inflasi Tinggi Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Statitisi Ahli Madya BPS Bali Made Agus saat menjabarkan soal inflasi Denpasar-Singaraja hingga November, Selasa (2/1/2024).

Denpasar - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar memitigasi potensi inflasi yang tinggi, setelah melihat data inflasi Januari-Desember 2023 menunjukkan angka inflasi Kota Singaraja lebih tinggi dari target nasional.

"Kalau kita melihat penyebab inflasi kan terkait permintaan penawaran, kalau memang permintaan meningkat ya yang ditawarkan harus segera disiapkan. Kita sudah bisa melihat secara historis mau ada tahun baru contohnya Desember, wisatawan domestik dan mancanegara datang tentu permintaan akan barang tinggi," kata Statistisi Ahli Madya BPS Bali I Made Agus Adnyana.

Di Denpasar, Selasa, Agus mengumumkan bahwa berdasarkan inflasi tahun kalender ada 31 kota dari 90 kota tertentu yang inflasinya di atas tiga persen, melebihi target nasional, salah satunya Singaraja dengan 4,31 persen, yang juga masuk ke dalam jajaran lima kota dengan inflasi tertinggi lebih dari empat persen.

"Iya nasionalnya 3+1 persen jadi maksimal 4, kalau Singaraja sudah lebih dari 4 persen 2023 ini. Penyebabnya sebagian adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau. itu yang mungkin diantisipasi, bagaimana caranya itu kebijakan pemda, kan barang-barang juga bisa kita lihat secara historis komoditas apa saja," ujar Agus.

Sementara itu di Bali tidak hanya Singaraja, ada Kota Denpasar yang menjadi salah satu kota terpilih, namun berdasarkan riwayat tahun kalender ibu kota Bali ini tidak masuk dalam kota-kota dengan inflasi di atas tiga persen karena BPS Bali menemukan angkanya di 2,54 persen.

Secara gabungan, terdapat lima komoditas terbesar inflasi di kota gabungan ini sepanjang tahun, diantaranya beras dengan 0,5559 persen, disusul cabai merah 0,2769 persen, emas perhiasan 0,1724 persen, cabai rawit 0,163 persen, dan perguruan tinggi 0,141 persen.

Jika dipisah, pemberi andil tertinggi di Kota Singaraja adalah beras, cabai merah, cabai rawit, bahan bakar rumah tangga, dan rokok putih. Sementara di Kota Denpasarberas, cabai merah, emas perhiasan, akademi perguruan tinggi, lalu cabai rawit.

Untuk Desember 2023 saja, angka inflasi Singaraja cukup rendah dengan 0,43 persen dan Denpasar 0,49 persen.

Untuk gabungan kedua kota pertama cabai merah dengan menyumbang inflasi 0,126 persen, diikuti angkutan udara 0,062 persen, emas dan perhiasan 0,055 persen, canang sari 0,047 persen dan cabai rawit 0,042 persen.

Sementara untuk penahan inflasi adalah tongkol diawetkan 0,023 persen, mangga 0,015 persen, pepaya 0,015 persen, ikan tongkol/ambu 0,0149 persen, dan jeruk 0,0109 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.