Indonesia Bertutur Tampilkan Hologram Chrisye Hingga Instalasi Cahaya
📅 Kamis, 15 Agu 2024, 21:51 WIB | Oleh: Ones
Doc: antara
Festival Indonesia Bertutur 2024 menampilkan perpaduan karya seni dengan teknologi di antaranya hologram Chrisye hingga instalasi cahaya di Peninsula Island, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali
"Di Peninsula Island ada instalasi cahaya, videomapping, konser musik, pertunjukan tari,cine-concert, hingga opera tutur secara gratis," kata Direktur Artistik Indonesia Bertutur 2024 Melati Suryodarmo di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.
Perpaduan seni tradisi dan kesenian modern memanfaatkan teknologi itu hadir pada 14-18 Agustus 2024, setelah sebelumnya Festival Indonesia Bertutur hadir di Ubud dan Batubulan, Kabupaten Gianyar sejak 7 Agustus 2024.
Beragam karya yang ditampilkan itu merespons tema utama "Subak: Bersama Menuju Harmoni" serta berbagai turunannya yang menjadi pemandu seluruh program tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rencananya penampilan hologram Chrisye yang diiringi musisi Erwin Gutawa dijadwalkan pada Sabtu (17/8) pukul 21.00-22.00 Wita di panggung Virama, Peninsula Island, Nusa Dua.
Sedangkan, instalasi cahaya tampil mulai 14-18 Agustus pukul 18.30-22.00 Wita di panggung Kiranamaya dengan menampilkan karya-karya Gina Adita, Panji Khrisna, Rimbawan Gerilya, Guntech, Scarletmotiff, Ditaamy, ARAS, Biro Visual Artistik, Digital Nativ, Tung "Monkey", Nendes Kombet, dan Nuvosis Studio.
Seniman dari berbagai bidang secara lintas generasi turut mewarnai yakni di panggung Virama menampilkan mulai dari Isyana Sarasvati, Barasuara, HarmoniA feat Rusmina Dewi, Soulfood, Milledenials, The Observatory, Emoni, Made Mawut, Jangar, Navicula, hingga Diskoria feat A?fah Yusuf.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, di panggung Anarta ada Nan Jombang Dance Company, Pitchet Klunchun Dance Company, Garin Nugroho, Septina Layan, dan Hartati.
Direktur Festival Indonesia Bertutur 2024 Taba Sanchabakhtiar menjelaskan kreasi itu dilakukan untuk menarik anak muda agar terlibat dan tahu budaya serta tradisinya melalui karya-karya seni.
"Apalagi kalau memang kami berusaha menarik minat anak muda, tentu ada penyesuaian agar bentuknya menarik, narasinya sesuai zaman, dan ditampilkan menjadi kesenian kontemporer," imbuhnya.
Pihaknya menggandeng BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) selaku pengelola kawasan the Nusa Dua tersebut.
Direktur Utama ITDC Ari Respasti mengatakan kreasi seni yang dihadirkan tidak hanya memberi nilai tambah tapi utamanya pemajuan kesenian dan kebudayaan hingga inisiasi kreatif.
Total ada 100 karya seni oleh 900 seniman dalam dan luar negeri dari 15 negara berpartisipasi pada ajang kedua tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!