Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Kerja Sinergis, Adrinof: Perencanaan Wilayah di Sekitar IKN Penting Diperhatikan

📅 Selasa, 07 Mar 2023, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Kerja Sinergis, Adrinof: Perencanaan Wilayah di Sekitar IKN Penting Diperhatikan Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Ket. Tangkapan layar - Mantan Menteri Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago berbicara dalam webinar “Geliat IKN Menyongsong Masa Depan” yang diadakan Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Jakarta - Harus kerja sinergis. Perencanaan wilayah yang lebih luas di sekitar kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur sangat penting untuk diperhatikan dalam rangka membangun Indonesia, katamantan Menteri Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago.

"Terus terang, dengan Pak Kepala (Otorita IKN), Pak Waka (Wakil Ketua Otorita IKN), juga bahkan Pak Presiden (Joko Widodo) saya menyarankan bahwa konsep kita ini untuk bangun Indonesia, jadi ini adalah proyek strategis dalam rangka membangun Indonesia," kata dia dalam webinardaring "Geliat IKN Menyongsong Masa Depan" yang diadakan Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), Jakarta, Senin.

Menurut Adrinof, potensi daerah-daerah sejauh 30-50 kilometer dari kawasan IKN perlu direncanakan dari sekarang, sehingga perencanaan wilayah dan antarwilayah di Kaltim dan sekitarnya harus berjalan seiring pembangunan IKN.

Hal ini, kata dia, perlu dipahami oleh pemangku kepentingan lain, seperti pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah kabupaten (pemkab).

"Sering saya berikan imajinasi dalam artian positif. Tenggarong itu potensinya luar biasa untuk menjadi kota wisata setelah hadirnya IKN di Kutai yang jarak tempuh perjalanannya hanya 1-1,5 jam dari Tenggarong," ucapnya.

Adrinofmengatakan kota di Kaltim itusecara infrastruktur dasar pariwisata sudah siap dikembangkan dan dia menyarankan pihak-pihak yang berkepentingan untuk menyiapkan daerah tersebut sebagai kota wisata.

Di sisi lain, kata dia, IKN, pemprov, dan pemerintah pusat harus memberikan perhatian juga bagaimana pengembangan Samarinda, Tenggarong, Sangatta, Balikpapan, Penajam, dan seterusnya, sampai kota baru di Kalimantan Selatan.

"Ini memang satu agenda lain yang perlu disiapkan secara beriringan," kata Menteri Bappenas periode 2014-2015 itu.

Adanya berbagai potensi pengembangan kota-kota di sekitar IKN harus dilihat sebagai peluang positif, katanya.

Meskipun bukan kewenangan dari Badan Otorita IKN, tetapi calon kota-kota satelit, kawasan industri yang mau ditumbuhkan, dan daerah-daerah di sekitarnya perlu dibicarakan bersama para pemangku kepentingan terkait, kata Adrinof.

Dia menambahkan bahwa salah satu misi dari pembangunan IKN adalahtidak mengulang apa yang terjadi di Jabodetabek atau Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan) di Jawa Timur, di mana semuanya memusat ke satu-satunya kota inti.

"Akhirnya, timbul masalah-masalah yang sulit diatasi, yaitu macet, banjir dan segala macam. Nah, kita harus membangun dengan konsepmulticenter(untuk) menciptakan kawasan-kawasan lain yang akan terkoneksi dengan IKN," kata Andrinof.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.