Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Luncurkan 100 CCTV Keamanan Warga

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Luncurkan 100 CCTV Keamanan Warga Doc: Andri Widiyanto

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno meluncurkan kamera pengawas Closed-Circuit Television (CCTV) untuk memantau keamanan di areal Terowongan Kendal, Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/5) sore.

Sebagai tahap awal, 100 CCTV telah terpasang di berbagai lokasi publik dan kawasan prioritas.

Selain itu, mereka juga re-launching aplikasi Jaki dan logo Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta. Re-launching ini menandakan penambahan 11 fitur baru di aplikasi Jaki.

Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awaludin menjelaskan, CCTV keamanan warga ini merupakan salah satu program quick win Gubenur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjadi target jajarannya.

Budi mengungkapkan, 100 CCTV yang telah terpasang itu merupakan hasil kolaborasi CSR dengan sejumlah perusahaan.

"100 CCTV kita pasang di taman dan juga beberapa lingkungan masyarakat serta lokasi rawan kebakaran dan banjir," kata dia.

Dijelaskan Budi, secara teknis pihaknya melakukan pemantauan CCTV terkait melalui dasboard. Setiap harinya selama 24 jam disiagakan petugas melakukan pengawasan.

Hasil pemantauan itu, kata Budi, nantinya akan diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti bila terjadi insiden.

"Selain itu, data dari CCTV bisa diakses oleh masyarakat yang membutuhkan," tutur Budi.

Mengenai pengembangan lanjutan pemasangan CCTV, Budi mengaku masih akan melakukan kajian lebih dahulu. Selain itu, pihaknya juga akan berkordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder untuk menginventarisir kebutuhan tambahan CCTV.

Sedangkan mengenai re-launching aplikasi Jaki, Budi menjelaskan penambahan fitur itu tidak mengurangi fungsi lama seperti pengaduan publik. Bahkan, penambahan fitur itu diyakinkannya akan mempermudah dan lebih memastikan layanan.

Ia menerangkan, 11 fitur tambahan itu seperti layanan Jak Care, fitur keteesediaan layanan rumah sakit, fast cash, kantong parkir dan panic button.

Tambahan fitur itu, ditegaskan Budi, bertujuan mengakomodir informasi kebutuhan warga sehingga masyarakat bisa berinteraksi dengan mudah, lebih cepat, efektif dan efesien dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ini menjadi super app yang mengintegrasikan seluruh layanan publik Pemprov DKI Jakarta dan juga informasi-informasi kebutuhan warga," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.