Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Petugas Padamkan Kebakaran di Tiga Lokasi Pada Waktu Bersamaan

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 06:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Petugas Padamkan Kebakaran di Tiga Lokasi Pada Waktu Bersamaan Doc: ANTARA/HO
Ket. Petugas gabungan dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi serta BPBD Kota Sukabumi saat meninjau rumah yang terdampak kebakaran pada Sabtu (21/9/2024).

Sukabumi - Petugas Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi, Jawa Barat, berhasil memadamkan kebakaran di tiga lokasi berbeda pada waktu bersamaan, Sabtu, antara pukul 18.00 hingga 19.00 WIB yang.

Informasi dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Satgas PB BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan kebakaran terjadi di Kampung Pangkalan, Jalan Jeruk Nyelap, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu. Jalan Pasundan, Gang Dahlia, Kelurahan Nyomplong,dan Jalan Cemerlang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

"Seluruh kejadian kebakaran sudah berhasil ditanggulangi oleh personel pemadam kebakaran yang dibantu petugas Satgas PB BPBD Kota Sukabumi," kataKabid Damkar Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi Ujang Rustandi.

Menurut Ujang, kebakaran ini tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa hanya saja pemilik rumah yang mengalami kebakaran di Kelurahan Nyomplongmengalami luka ringan di bagian tangan dan sudah dilarikan ke RSUD R SyamsudinSH Kota Sukabumi.

Sementara untuk pemicu terjadi kebakaran dalam penyelidikan pihak kepolisian dan untuk nilai kerugian pihaknya masih melakukan asesmen atau pendataan baik itu dinilai dari sisi jumlah rumah yang rusak atau terdampak maupun harta benda milik penyintas yang tidak berhasil diselamatkan.

Lima unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Upaya pemadaman api pun dibantu oleh personel pemadam kebakaran Kabupaten Sukabumi untuk mengurangi dampaknya.

Rata-rata memakan waktu dua jam untuk memadamkan api hingga pendinginan. Saat ini personel pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih menyala.

Di sisi lain, Ujang mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan kegiatan yang bisa memicu terjadinya kebakaran, apalagi kondisi cuaca yang panas dan kering seperti sekarang ini dampak tidak adanya turun hujan dalam beberapa hari terakhir potensi kebakaran cukup tinggi.

Antisipasi pun harus dilakukan seperti selalu memeriksa kondisi kompor apakah sudah padam atau belum baik pada saat hendak tidur maupun meninggalkan rumah. Memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak menumpuk jaringan listrik yang bisa memicu korsleting listrik.

Tidak kalah penting, saatmembakar sampah harus diawasi dan menyiapkan alat pemadam untuk mengendalikan api, serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.