Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul di Lokasi Rawan Banjir

📅 Minggu, 11 Feb 2024, 01:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul di Lokasi Rawan Banjir Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang - Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pengecekan dan penguatan tanggul-tanggul di lokasi rawan banjir, seperti Sungai Pengkol dan Plumbon, untuk mengantisipasi bencana seiring tingginya intensitas hujan.

"Kami belajar dari tahun lalu, bencana tiba-tiba datang sehingga saya menginstruksikan dan datang sendiri ke (Perumahan) Dinar Indah untuk penguatan-penguatan," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Sabtu.

Pada awal tahun lalu, banjir bandang menerjang Perumahan Dinar Indah akibat luapan Sungai Pengkol, salah satu aliran Sungai Babon yang menggenangi puluhan rumah warga dan mengakibatkan satu warga meninggal.

Ita--sapaan akrab Hevearitaitu, mengakui banjir di Perumahan Dinar Indah menjadi salah satu perhatian Pemkot Semarang sebagai pengalaman agar tidak terjadi lagi dan menimpa daerah-daerah lainnya.

Untuk penanganan banjir di Dinar Indah, Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juanamelakukan penguatan tanggul sungai.

"Alhamdulillah saat hujan pekan lalu, bronjongnya sudah kuat, kami kolaborasi dengan BBWS juga DPU Kota Semarang. Berbagi tugas, mana yang bikin bronjong dan mana yang kisdam," katanya.

Demikian juga dengan banjir di kawasan Tugu yang diakibatkan meluapnya Sungai Plumbon sehingga dilakukan penguatan-penguatan tanggul sebagai langkah penanggulangan bencana.

"Kemudian, kejadian (banjir, red.) yang di Tugu. Waktu itu, saya juga sudah menyampaikan tolong dicek, tolong dicek," kataorang nomor satu di Kota Semarang itu.

Menurut dia, kolaborasi antarinstansiakan dilakukan secara masif untuk menanggulangi dampak bencana di Sungai Plumbon yang rencananya memang dilakukan normalisasi.

"Mungkin karena tanggul Plumbon ini panjang, dan masa umurnya ini sudah lama. Memang rencana (Sungai, red.) Plumbon akan dinormalisasi pada tahun ini, sedang menunggu pembebasannya," katanya.

Sembari menunggu proyek normalisasi, Ita mengatakan akan dilakukan penguatan-penguatan pada tanggul yang kondisinya kritis, sebab debit air tidak bisa diprediksi ketika musim hujan.

"Sambil menunggu normalisasi itu saya memang minta untuk dikuatkan, dan ternyata ada yang tidak kuat, walaupun kecil tetapi ini menjadi bencana bagi masyarakat di wilayah Tugu," katanya.

Saat ini, DPU Kota Semarang dan BBWS Pemali Juana telah berkolaborasi membangun kisdam atau tanggul sementara di Sungai Plumbon untuk mengantisipasi tingginya debit air saat musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.