Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkab Pamekasan Ajukan Bantuan ke Pemprov untuk Penanganan Kekeringan

📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 00:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Pamekasan Ajukan Bantuan ke Pemprov untuk Penanganan Kekeringan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Pamekasan
Ket. Sejumlah petugas melakukan pendistribusian bantuan air bersih di Pamekasan, Jawa Timur.

Pamekasan - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengajukan bantuan anggaran untuk pendistribusian air bersih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, guna mengatasi kekeringan dan kekurangan air bersih yang melanda 77 desa di wilayah itu.

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan Akhmad Dhofirdi Pamekasan, Jumat, hal itu dilakukan karena anggaran untuk bantuan pendistribusian air bersih di APBD Kabupaten Pamekasan sudah tidak ada.

"Karena itu, distribusi bantuan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan kami hentikan, karena kami sudah tidak memiliki anggaran. Kami masih mengajukan permohonan ke Pemprov Jatim agar pendistribusian bisa dilanjutkan," katanya.

Pendistribusian bantuan air bersih ke desa-desa yang dilanda kekeringan di Kabupaten Pamekasan mulai tanggal 7 Agustus 2023 dan diluncurkan langsung oleh Bupati Pamekasan kala itu, Baddrut Tamam.

Program bantuan ini diberi nama Besti Berdering yang merupakan kepanjangan dari Bersama Bupati Berantas Desa Kering.

Sebulan kemudian, yakni pada 19 September 2023, pendistribusian bantuan dihentikan, karena anggaran untuk penyaluran bantuan air bersih di APBD Pemkab Pamekasan kosong setelah APBD Perubahan 2023 mengalami defisit Rp58 miliar.

"Karena itu, kami berkoordinasi dengan Pemprov Jatim mengajukan bantuan anggaran agar warga yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih bisa terbantu," katanya.

Menurut data BPBD Pemkab Pamekasan, jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada kemarau kali ini sebanyak 77 desa dengan jumlah 321 dusun yang tersebar di 11 kecamatan.

Dari 77 desa itu, sebanyak 28 desa mengalami kering kritis dan sebanyak 49 desa lainnya mengalami kering langka.

Ia menjelaskan hal yang dimaksud dengan kering kritis adalah apabila pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari dan jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh 3 kilometer bahkan lebih.

Hal yang dimaksud dengan kering langka, apabila kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter saja per orang, per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat, sekitar 0,5 kilometer hingga 3 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.