Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Gubernur Jateng Bantu Pemadaman Kebakaran Puluhan Kapal di Tegal

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 21:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Gubernur Jateng Bantu Pemadaman Kebakaran Puluhan Kapal di Tegal Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau lokasi kebakaran puluhan kapal di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Rabu (16/8/2023).

Tegal - Gerak cepat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantu koordinasi penanganan pemadaman kebakaran puluhan kapal di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, pada Senin (14/8) malam.

"Ini ada penambahan kapal yang terbakar karena kondisi angin maka kami dibantu seluruh tim. Ada dari Angkatan Laut, dari Kodim, Polres, terus ini komplit dari kementerian kelautan dan perikanan (KKP) juga datang semuanya," kata Ganjar yang meninjau langsung upaya pemadaman kebakaran puluhan kapal di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Rabu.

Berdasarkan pantauan di lokasi kebakaran kapal, Ganjar mengungkapkan, jika proses pemadaman api terkendala peralatan dan kondisi angin kencang.

Oleh karena itu, Gubernur Jateng dua periode itu langsung mengambil langkah cepat berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melalui sambungan telepon.

Data terbaru menyebutkan jumlah kapal yang terbakar bertambah lima unit sehingga total jumlah kapal yang terbakar sebanyak 57 unit kapal dan satu rumah ikut terdampak kebakaran.

"Memang butuh peralatan, tadi saya sudah koordinasi dengan BNPB agar wali kota membuat surat darurat sehingga kalau satu area itu seperti jebakan, mereka masuk di situ dan tidak bisa keluar, sedangkan ditembak dengan pemadam kebakaran yang manual tidak selesai, nampaknya butuh waterboom pakai helikopter. Dari sana sudah siap," ujarnya.

Orang nomor satu di Jateng itu menyebut penanganan saat ini adalah bagaimana memadamkan api yang membakar puluhan kapal dan memastikan benar-benar tidak ada lagi titik api.

Setelah proses pemadaman dan evakuasi bangkai kapal selesai, lanjut Ganjar, akan diambil langkah berikutnya yaitu mendesain ulang pelabuhan dan menyiapkan regulasi yang tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

"Setelah itu saya sudah minta tadi dari pemkot, dari pemprov, dari KKP juga untuk kita redesain. Bagaimana regulasinya, bagaimana secara fisiknya agar ini bisa diatur dan tidak terulang. Aturannya mesti keras," katanya.

Aturan tersebut juga berkaitan dengan asuransi kapal milik nelayan sebab dari 57 kapal yang terbakar, semuanya tidak diasuransikan oleh pemiliknya, apalagi ada yang memiliki lebih dari satu kapal.

"Memang setelah saya tanya, satu pun tidak ada yang diasuransikan. Ini rasa-rasanya kami perlu edukasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), penting kapal diasuransi. Tadi ada dua kalau nggak salah yang memiliki lima kapal. Pasti kerugiannya cukup besar," ujarnya.

Di samping menuntaskan proses pemadaman api, Ganjar juga sudah menyiapkan bantuan bagi para nelayan, khususnya nelayan yang terdampak dan tidak bisa melaut.
"Kami minta para nelayan yang tidak bisa melaut hari ini, kami kasih bantuan makanan dulu karena selama beberapa hari ini, ia akan kesulitan," katanya.

Sebanyak 52 kapal yang bersandar di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, ludes terbakar pada Senin (14/8) malam.

Api diduga berasal dari KM Kurnia Jaya yang sedang bersandar dan angin kencang mengakibatkan api cepat membesar dan merembet ke kapal lain. Hingga Rabu (16/8) upaya pemadaman api masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.