Geopark Kaldera Toba Raih Status Kartu Hijau UNESCO
📅 Senin, 08 Sep 2025, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kemedikbud
MEDAN - Geopark Kaldera Toba resmi mempertahankan status "kartu hijau" yang mengukuhkan keanggotaannya dalam Jaringan Geopark Global UNESCO (UGGp) hingga empat tahun ke depan.
Pengakuan ini diumumkan dalam Pertemuan Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Jaringan Geopark Global yang diadakan di Kutralkura, La Araucania, Chili, pada Sabtu (6/9).
General Manager Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, Azizul Kholis, Minggu (7/9), menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian tersebut dan menganggapnya sebagai kerja keras seluruh pemangku kepentingan.
Ia secara khusus mengapresiasi Pemprov Sumut yang telah menggalang dukungan di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba: Simalungun, Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Karo, dan Dairi.
Kartu hijau adalah peringkat tertinggi dalam Jaringan Geopark Global. Kartu ini menandakan bahwa sebuah geopark memenuhi standar ketat UNESCO dalam pengelolaan warisan geologi, pendidikan, pembangunan berkelanjutan, dan pelibatan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setiap anggota divalidasi ulang setiap empat tahun untuk memastikan kepatuhan yang berkelanjutan.
Tonggak sejarah ini setelah adanya peringatan sebelumnya yang dikeluarkan pada September 2023, ketika UNESCO memberikan "kartu kuning" kepada Geopark Kaldera Toba karena gagal memenuhi beberapa kriteria. Kartu hijau ini kini menegaskan bahwa kekurangan-kekurangan tersebut telah diatasi.
“Kami berharap pencapaian ini menjadi katalis bagi kolaborasi yang lebih kuat dan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat setempat,” kata Kholis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Indonesia saat ini memiliki tiga Geopark Global UNESCO: Kaldera Toba, Ciletuh-Pelabuhan Ratu di Jawa Barat, dan Rinjani Lombok di Nusa Tenggara Barat. Keputusan mengenai ketiganya diumumkan oleh Setsuya Nakada, ketua panitia.
Pertemuan Jaringan Geopark Global dan Konferensi Internasional saat ini berlangsung dari tanggal 5–12 September 2025, di Kutralkura, Chili.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!