Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gawat, Kabupaten Pulang Pisau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 17:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Kabupaten Pulang Pisau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Doc: ANTARA/ Adi Waskito
Ket. Pejnabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani.

Palangka Raya - Gawat, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah meningkatkan status kebakaran hutan dan lahan dari siaga menjadi siaga darurat seiring dengan semakin pekatnya kabut asap di daerah tersebut.

Pejabat Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Nunu Andriani di Pulang Pisau Jumat meminta seluruh pihak segera berkoordinasi untuk menyikapi kenaikan status kebakaran hutan dan lahan tersebut

"Kepada organisasi perangkat daerah, terkhusus Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, segera lakukan berbagai antisipasi, seiring semakin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," katanya.

Menurut Nunu, langkah antisipasi perlu segera diambil dan dioptimalkan pasca naiknya status siaga menjadi darurat karhutla.

"Jangan sampai terjadi bencana kabut asap pekat karena dapat berdampak pada kesehatan dan perekonomian di kabupaten ini," tambahnya.

Dirinya juga meminta kepada OPD terkait untuk segera menyusun rencana antisipasi dan aksi, sebagai upaya meminimalisir dampak dan resiko apabila kabut asap akibat karhutla terus berlanjut.

Seperti Dinas Pendidikan membuat surat edaran yang dipandang perlu terkait waktu masuk dan pulang sekolah untuk peserta didik, termasuk imbauan penggunaan masker dengan menyesuaikan kondisi di kabupaten setempat.

"Begitu juga dengan Dinas Kesehatan dan BPBD dapat melakukan langkah preventif. Baik itu dari sisi aturan maupun dari sisi kebencanaan," kata Nunu.

Menurut dia, evaluasi dan penguatan dalam penanganan karhutla ini dirinya lakukan dalam waktu segera dengan melalui rapat khusus bersama BPBD dan pihak terkait lainnya dalam menghadapi bencana ini. Kesiapan alat dan personel juga menjadi perhatian dan meminta BPBD setempat untuk mengevaluasi pos-pos siaga yang ada di setiap kecamatan.

"Apa kendala dan permasalahannya. Apakah sudah melaksanakan pengawasan danmonitoringdengan keliling pada titik rawan api di setiap kecamatan," demikian Nunu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau Sri Putri Pratiwi mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan koordinasi dengan BPBD dan Dinas Kesehatan terkait dengan dinaikannya status karhutla saat ini.

"Setelah rapat dengan Pj Bupati bersama tim gabungan, baru ditindaklanjuti apakah perlu dibuatkan surat edaran setelah hasil rapat penetapan sudah final nantinya," kata Sri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.