Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Akan Tancap Gas Percepat Pembangunan

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Akan Tancap Gas Percepat Pembangunan Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Sampaikan visi misi-- Bakal calon presiden Ganjar Pranowo menyampaikan materinya saat menghadiri US-Indonesia Investment Summit di Jakarta, Selasa (24/10). Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo menyampaikan delapan visi misinya seperti peluang investasi hingga penegakan hukum, agar investor nyaman menanamkan modalnya di Indonesia.

JAKARTA - Bakal capres (bacapres) Ganjar Pranowo menyatakan dirinya akan langsung tancap gas untuk bekerja jika terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2024.

"Kami akan gas pol, karena ini tidak bisa urut kacang dalam menghadapi tantangan ke depan," kata Ganjar usai menghadiri US-Indonesia Investment Summit 2023 di Jakarta, Selasa (24/10).

Dia mengaku akan mengerahkan semua kekuatan untuk bekerja dalam percepatan pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo. "Kalau (terpilih dan) dilantik, langsung gas pol," tambahnya.

Menurut Ganjar, peluang Indonesia menjadi negara maju cukup besar dengan adanya bonus demografi yang membuat Indonesia memiliki potensi penduduk usia produktif.

Guna menghadapi potensi keuntungan tersebut, katanya, fokus utama untuk pembangunan Indonesia adalah di bidang pendidikan, yakni dengan mempermudah akses bagi seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan diri. "Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi di masa mendatang," jelasnya.

Selain itu, lanjut Ganjar, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dia akan fokus menciptakan ketahanan dan daulat pangan, transisi energi, serta pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kemudian, katanya, potensi di bidang digital yang begitu besar saat ini belum tergarap secara optimal. "Industri kreatif di dunia digital ini menjanjikan bagi generasi muda, sehingga perlu dilakukan persiapan dan regulasinya," katanya.

Penegakan Hukum

Ganjar mengatakan percepatan itu akan ditopang biaya besar, sehingga pendapatan negara menjadi pondasi kuat untuk pembangunan. Menurut dia, potensi pendapatan dari pajak cukup tinggi sehingga harus dilakukan perbaikan dengan sistem yang ada. "Memberikan kepastian hukum dan penegakan hukum serta memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tidak menakut-nakuti wajib pajak," ujarnya.

Ganjar menegaskan salah satu upaya meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak ialah dengan menerapkan kepastian penegakan hukum kepada pengusaha dan investor. "Bicara pendapatan negara, maka kita bicara tentang pajak. Kuncinya adalah penegakan hukum," kata Ganjar.

Menurut dia, saat ini rasio pajak masih rendah dan dapat ditingkatkan dengan mempermudah investor atau pengusaha dalam membayar kewajiban mereka kepada negara.

Pemerintah, kata Ganjar, tidak boleh menakut-nakuti wajib pajak. Presiden akan punya panel khusus dalam mengawasi pendapatan negara.

Potensi pendapatan negara dari segi bisnis baik dari BUMN, lanjutnya, ialah dari perusahaan nasional atau perusahaan asing dan sebagainya. Dia menekankan lagi bahwa kuncinya adalah dengan melakukan penertiban terhadap hal ilegal, meningkatkan nilai anti korupsi, dan meningkatkan integritas. "Ilegal ini harus jadi legal, sehingga memberikan pemasukan bagi negara," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.