Final Piala Liga Momentum Kebangkitan Arsenal
📅 Kamis, 05 Feb 2026, 06:12 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Adrian Dennis / AF
LONDON – Pelatih Arsenal Mikel Arteta menegaskan “The Gunners” harus menjadikan keberhasilan menembus final Piala Liga sebagai pijakan penting untuk melaju lebih jauh, bukan sekadar selebrasi sesaat. Pelatih asal Spanyol itu menilai suasana emosional dan kebersamaan yang terbangun usai menyingkirkan Chelsea bisa menjadi dorongan besar dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Arsenal memastikan tempat di final setelah menaklukkan Chelsea 1-0 dalam laga leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (4/2) dini hari WIB. Gol Kai Havertz yang tercipta nyaris bersamaan dengan peluit akhir laga memastikan kemenangan agregat 4-2. Hasil ini menjadi pelampiasan sempurna bagi The Gunners, yang sebelumnya selalu terhenti di fase semifinal dalam empat kesempatan berbeda: Liga Champions dan Piala Liga 2025, Piala Liga 2022, serta Liga Eropa 2021.
Final di Wembley pada tanggal 22 Maret akan menjadi yang pertama bagi Arsenal dalam enam tahun terakhir. Mereka masih menunggu lawan Manchester City atau Newcastle United. City memegang keunggulan agregat 2-0 jelang leg kedua di Etihad Stadium.
Musim ini berpotensi menjadi salah satu yang paling berkesan dalam era Arteta. Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris dengan jarak enam poin. Dia sekaligus melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah menyapu bersih seluruh laga fase grup. Arteta menyebut kemenangan atas Chelsea memberikan suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan di tengah jadwal padat.
“Ini seperti asupan energi terbaik, apalagi kami bermain setiap tiga hari. Ketika kerja keras membuahkan hasil bisa merasakannya bersama-sama. Anda melihat kegembiraan, senyum, dan semangat di ruang ganti. Kemenangan berdampak pada segalanya: kepercayaan diri, energi, dan keyakinan,” ujar Arteta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, Arteta mengingatkan anak asuhnya untuk tetap membumi. “Kami harus menyimpannya di satu sisi dulu, karena tiga hari lagi ada laga besar di Liga Inggris. Kami ingin bersaing di semua kompetisi, dan itu berarti kami harus terus melangkah,” jelasnya.
Atmosfer Emirates Stadium yang bergemuruh saat Arteta ikut merayakan gol Havertz di pinggir lapangan menegaskan arti penting kemenangan ini. Bagi para pendukung Arsenal yang lama merindukan trofi, hasil tersebut menjadi sinyal bahwa tim mereka berada di jalur yang tepat.
Setelah tiga musim beruntun finis sebagai runner-up Liga Inggris dan rentetan kegagalan di semifinal, final Piala Liga memberi Arsenal kesempatan membuktikan diri bukan sekadar penantang abadi. Klub London Utara itu terakhir kali menjuarai Piala Liga pada 1993 dan selalu kalah dalam tiga final terakhir. Kini, peluang terbuka untuk mengakhiri penantian panjang dan meraih trofi pertama sejak Piala FA 2020. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!