Film 'Oppenheimer' Akhirnya Diputar di Jepang, Bioskop Beri Tanda Peringatan
📅 Sabtu, 30 Mar 2024, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Japan Times
HIROSHIMA - Pemenang film terbaik "Oppenheimer" akhirnya tayang perdana di Jepang pada Jumat (29/3), delapan bulan setelah kekhawatiran tentang bagaimana film bertema nuklir akan diterima di negara yang pernah dibom dengan senjata atom.
Pemenang terbesar Academy Awards bulan ini, film yang disutradarai Christopher Nolan tentang fisikawan Amerika J Robert Oppenheimer, yang memimpin lomba mengembangkan bom atom, telah meraup hampir US$1 miliar secara global.
Namun Jepang belum ikut memutar film seperti di negara lain, meskipun negara ini pasar utama bagi Hollywood. Ledakan nuklir menghancurkan kota Hiroshima di bagian barat dan Nagasaki di selatan pada akhir Perang Dunia II, menewaskan lebih dari 200.000 orang.
"Tentu saja ini adalah film luar biasa yang pantas memenangkan Academy Awards," kata Kawai (37), warga Hiroshima, yang hanya menyebutkan nama keluarganya.
"Tetapi film ini juga menggambarkan bom atom dengan cara yang terkesan memujinya, dan, sebagai orang yang berasal dari Hiroshima, saya merasa sulit untuk menontonnya."
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai penggemar berat film-film Nolan, Kawai, seorang pegawai negeri, menonton Oppenheimer pada hari pembukaan di sebuah teater yang berjarak satu kilometer dari Museum Bom Atom.
"Saya tak yakin ini film yang harus ditonton secara khusus oleh masyarakat Jepang," tambahnya.
Gambar di media sosial memperlihatkan tanda-tanda yang dipasang di pintu masuk beberapa bioskop di Tokyo, memperingatkan bahwa film tersebut menampilkan gambar uji coba nuklir yang dapat mengingatkan pada kerusakan yang disebabkan oleh bom.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penduduk Hiroshima lainnya, Agemi Kanegae, memiliki perasaan campur aduk saat akhirnya menonton film tersebut.
"Film ini sangat layak untuk ditonton," kata pensiunan berusia 65 tahun itu. "Tapi saya merasa sangat tidak nyaman dengan beberapa adegan, seperti persidangan Oppenheimer di Amerika pada akhirnya."
Film ini dengan cepat menjadi hit global setelah dibuka di Amerika Serikat pada bulan Juli lalu. Namun banyak orang Jepang yang tersinggung oleh meme online "Barbenheimer" yang dibuat oleh penggemar dan menghubungkannya dengan Barbie, sebuah film blockbuster yang dirilis pada waktu yang hampir bersamaan.
Universal Pictures tak memasukkan Jepang dari jadwal rilis globalnya untuk film "Oppenheimer". Namun akhirnya diambil alih oleh Bitters End, distributor film independen Jepang, film tersebut diberi tanggal rilis setelah acara penghargaan Oscar.
Berbicara kepada Reuters sebelum film diputar, Teruko Yahata yang selamat dari bom atom mengatakan sangat ingin menontonnya, dengan harapan film ini akan menghidupkan kembali perdebatan mengenai senjata nuklir.
Yahata, kini berusia 86 tahun, mengatakan merasakan empati terhadap fisikawan di balik bom tersebut. Sentimen serupa juga disampaikan oleh Rishu Kanemoto, seorang siswa berusia 19 tahun, yang menonton film ini pada hari Jumat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!