Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Eropa Upayakan Pengadilan Khusus Terhadap Agresi Russia di Ukraina

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 19:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Eropa Upayakan Pengadilan Khusus Terhadap Agresi Russia di Ukraina Doc: NHK

LVIV - Para pemimpin di Eropa ingin meminta pertanggungjawaban pejabat pemerintah dan militer Russia atas "kejahatan agresi terhadap Ukraina". Mereka berencana untuk membentuk pengadilan khusus pada tahun depan.

Para menteri luar negeri Eropa melakukan pertemuan pada Jumat (9/5) di Kota Lviv, Ukraina barat. Mereka mengatakan pengadilan tersebut kemungkinan akan dibentuk di bawah Dewan Eropa, yang memantau pelanggaran hak asasi manusia.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan, "Tidak seorang pun dapat dibiarkan begitu saja tanpa hukuman atas kejahatan yang dilakukan." Kallas menambahkan bahwa tanpa akuntabilitas, "Kita akan melihat hal ini terjadi lagi."

Presiden yang sedang menjabat dan beberapa pemimpin tidak dapat dituntut berdasarkan hukum internasional, bahkan di pengadilan khusus. Namun, pekerjaan seperti pengumpulan bukti dapat dilakukan.

Mahkamah Pidana Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Presiden Russia Vladimir Putin atas dugaan kejahatan perang selama invasi itu.

Menuntut Putin atas tuduhan agresi akan sulit dan memerlukan rujukan dari Dewan Keamanan PBB. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.