Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Eksplorasi Perjalanan Batin dari Single Terbaru Avhath

📅 Minggu, 06 Okt 2024, 15:08 WIB | Oleh:
Eksplorasi Perjalanan Batin dari Single Terbaru Avhath Doc: Pophariini
Ket. Avhath

Perjalanan musik dari Avhath masih terus berlanjut setelah berhasil melepas single bertajuk "Return to Sender" bersama Remedy Waloni dari The Trees and The Wild sebagai co-produser bulan maret 2023 silam. Lalu pada tanggal 27 September kemarin, band Metal asal Jakarta ini baru saja merilis single terbarunya yang bertajuk "to my disquiet".

Lagu "to my disquiet" ini menceritakan tentang perjalanan batin yang kompleks di kehidupan manusia yang seringkali menghadapi ketakutan, penyesalan, dan kesedihan. Meskipun begitu, di lagu ini juga menunjukkan bahwa di balik semua kesengsaraan itu masih ada upaya untuk mengambil kembali cahaya dan secercah harapan.

Dilansir dari Billboard Indonesia, Ekrig selaku penulis lirik lagu, menjelaskan bahwa di lagu tersebut menawarkan pesan tentang seseorang harus menanamkan sifat keberanian yang terkandung di dalam diri nya untuk menghadapi masa lalu dan terus melaju menuju masa depan yang lebih baik, meskipun jalannya memang dihantui dengan banyak tantangan yang terus menerus berdatangan.

Di dalam lagu yang penuh emosional ini juga Avhath berkolaborasi dengan musisi yang memiliki gaya musik eksperimental yang dipadukan dengan suara-suara sederhana, yaitu Kuntari. Avhath dan Kuntari telah menjalani proses workshop selama dua hari pada Oktober 2023 silam, dan dari hasil workshop tersebut mereka telah menghasilkan 3 lagu demo, dan sepakat untuk memilih Lafa Pratomo sebagai produser nya.

Tesla Manaf atau yang biasa akrab dipanggil sebagai Kuntari turut menceritakan bahwa di lagu ini Avhath telah memberikan kebebasan impresi yang tetap pada jalur narasinya. Ciri khas kesederhanaan dari Kuntari pada bagian melodi-melodi yang tertanam di dalam lagu ini memberikan kesan yang proporsional. Pukulan-pukulan yang dihasilkan dari rebana ini juga memberikan rasa "keberingasan", serta kehadiran dari sang produser yaitu Lafa Pramono membuat semua hal ini terangkum dengan apik.

Bagi Lafa Pramono, salah satu orang yang terlibat dari lagu ini juga menceritakan bahwa di lagu "to my disquiet", menampilkan pola yang tidak lazim untuk band-band metal seperti Avhath. Lafa pada awalnya berasumsi bahwa penentuan ritmik dengan ketukan 6/8 ini sulit untuk ditangkap oleh tubuh untuk dijadikan sebagai gerakan kebebasan berekspresi ketika mendengar musik-musik kencang, namun, ketika ia berhasil menyelesaikan tahapan musiknya itu, ia justru berpikiran terbalik. Rupanya keinginan tubuh untuk bergerak ketika mendengar lagu ini cukup besar.

Lafa juga menggunakan pendekatan-pendekatan yang sangat krusial pada lagu ini. Ia memilih frekuensi yang Avhath dan Kuntari hasilkan sehingga dari keduanya memiliki ruang pribadi masing-masing dan menciptakan suatu kesatuan yang ideal. Sound yang digunakan serta proses mixing dan mastering juga turut dihadirkan demi menggabungkan dua latar musik yang berbeda.

Keseluruhan dari lagu "to my disquiet" ini memang lebih menonjolkan elemen emosional yang kuat dan penuh dengan metafora yang diiringi dengan musik bernuansa gelap serta ketukan rebana yang sangat menghantui perasaan orang yang mendengarnya. Hal ini jelas mencerminkan tentang pertarungan batin yang memiliki keinginan untuk sembuh dari rasa kepedihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.