Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi Asean+3 Akan Tumbuh 4,3 Persen karena Tiongkok Cepat Pulih

📅 Rabu, 18 Jan 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Ekonomi Asean+3 Akan Tumbuh 4,3 Persen karena Tiongkok Cepat Pulih Doc: ANTARA/AGATHA OLIVIA VICTORIA
Ket. Kepala Ekonom AMRO, Hoe Ee Khor

JAKARTA - Kantor Riset Makroekonomi Asean+3 (AMRO) memaparkan pada tahun 2023 pertumbuhan ekonomi di kawasan Asean+3 (Tiongkok, Jepang, serta Korea) diproyeksikan menguat menjadi 4,3 persen. Hal ini terjadi karena ekonomi Tiongkok diperkirakan akan pulih dengan kuat.

"Hal ini dipengaruhi pembukaan pembatasan Tiongkok dan pencabutan berbagai kebijakan pelonggaran terkait pandemi Covid-19," kata Kepala Ekonom AMRO, Hoe Ee Khor, dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta, Selasa (17/1).

Seperti dikutip dari Antara, AMRO merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan Asean+3 (Tiongkok, Jepang, serta Korea) pada tahun 2022 dari 3,7 persen di bulan Oktober 2022 menjadi 3,3 persen pada Januari 2023.

"Hal ini terutama disebabkan oleh berlanjutnya pelemahan di ekonomi Plus-3, terutama Tiongkok yang pertumbuhannya ternyata jauh lebih lemah," ucap Hoe Ee Khor.

Meskipun ada penurunan, lanjutnya, kawasan Asean sendiri berpotensi tumbuh lebih tinggi dari prediksi sebesar 5,3 persen pada Oktober 2022 menjadi 5,6 persen pada Januari 2023 akibat adanya pertumbuhan permintaan domestik yang menguat. "Inflasi diperkirakan akan turun menjadi 4,5 persen pada tahun 2023 dari proyeksi lonjakan 6,3 persen tahun lalu," ujarnya.

Pariwisata Tumbuh

Pembukaan perbatasan Tiongkok, terutama dengan kembalinya turis Tiongkok yang berpotensi mendorong sektor pariwisata, akan memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi dunia meskipun saat ini terjadi hambatan pada aktivitas ekonomi di Amerika Serikat (AS) dan kawasan Eropa yang dibayangi risiko resesi.

Hambatan ekonomi global ini dipengaruhi pengetatan kebijakan moneter yang agresif di Amerika Serikat, sehingga pesanan ekspor bakal lebih lemah untuk Asean+3.

"Ekonomi Tiongkok yang lebih kuat akan memberikan dukungan untuk aktivitas regional sementara pembukaan kembali perbatasan akan meningkatkan pariwisata intra-regional," kata Hoe Ee Khor.

Perekonomian nasional Tiongkok sepanjang tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 3 persen dengan produk domestik bruto (PDB) yang mencapai 121 triliun yuan, menurut data biro statistik setempat (NBS), Selasa.

Dibandingkan pertumbuhan pada 2021 yang mencapai 8,4 persen, pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2022 jauh lebih rendah. Bahkan pertumbuhan pada kuartal keempat 2022 hanya mencapai 2,9 persen, yakni lebih rendah daripada kuartal keempat pada 2021 yang menyentuh 3,9 persen.

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2022 sesuai dengan prediksi Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) karena sejak awal hingga akhir 2022 otoritas negara itu banyak melakukan serangkaian penguncian wilayah (lockdown), terutama di kota-kota metropolitan, seperti Shanghai, Beijing, dan Guangzhou yang merupakan penopang utama perekonomian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.