Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Edukasi Bahaya Rabies dan “Stunting” Diberikan DPKP Bangka Tengah kepada Pelajar

📅 Minggu, 09 Feb 2025, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Edukasi Bahaya Rabies dan “Stunting” Diberikan DPKP Bangka Tengah kepada Pelajar Doc: ANTARA
Ket. Kepala DPKP Bangka Tengah saat memberikan edukasi terkait stunting dan bahaya rabies kepada pelajar SD, Jumat (7/2/2025) .

KOBA, BABEL– Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan edukasi kepada murid SD terkait dengan bahaya rabies dan stunting.

Kepala DPKP Bangka Tengah, Dian Akbarini, di Koba, Minggu (9/2), mengatakan kegiatan edukasi dan sosialisasi tersebut sudah berjalan selama satu tahun yang merupakan bagian dari mata pelajaran muatan lokal bagi pelajar SD.

"Sejumlah murid SD dimobilisasi pihak sekolah untuk datang langsung ke Kantor DPKP untuk mengikuti mata pelajaran muatan lokal terkait stunting, rabies, dan juga memberikan edukasi tentang pertanian dan pangan," kata dia.

Dia menjelaskan pihak sekolah mengajukan surat ke DPKP untuk maksud kunjungan mata pelajaran muatan lokal, sedangkan pihaknya mengatur jadwal serta waktu pertemuan.

"Tentu kami sangat mendukung kegiatan ini dan memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang sudah membantu dalam mengatasi persoalan stunting di daerah ini," ujarnya.

Selain menerima kedatangan pelajar di Kantor DPKP, pihaknya juga menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada kalangan orang tua tentang makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

"Sosialisasi kita gencarkan di kalangan orang tua, bahkan tidak hanya masalah stunting, tetapi juga memberikan edukasi seputar pertanian," ujarnya.

Dia mengatakan program yang menyentuh masyarakat langsung memang lebih berdampak karena masyarakat lebih paham menangani bahaya rabies, makan makanan bergizi, dan juga penyuluhan pertanian.

"Tentu program yang langsung ke masyarakat langsung berdampak. Mulai dari anak-anak lebih senang belajar tentang pertanian, makan sayur dan buah, dan juga masyarakat tidak panik kalau ada kasus gigitan hewan liar seperti anjing," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.