Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dokter Ingatkan Sakit kepala yang Semakin Berat Bisa Jadi Indikasi Tumor Otak

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 00:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter Ingatkan Sakit kepala yang Semakin Berat Bisa Jadi Indikasi Tumor Otak Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi tumor otak.

Jakarta - Dokter spesialis neuroonkologi dr Viola Maharani SpN mengatakan sakit kepala yang semakin lama dan berat hingga disertai muntah tanpa mual bisa menjadi indikasi seseorang mengalami tumor otak.

"Jika ada keluhan tersebut sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter," ucapnya dalam keterangan yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, tumor otak adalah adanya pertumbuhan jaringan yang tidak normal dan berlebihan di dalam otak. Biasanya gejalanya muncul bertahap bisa dalam beberapa minggu, bulan, bahkan sampai beberapa tahun tergantung jenis dan lokasi tumor di otak.

Dokter dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Jakarta ini menambahkan, indikasi lain adanya tumor otak bisa seperti gangguan fungsi saraf yang semakin berat seperti lemah separuh badan, gangguan penglihatan dan keseimbangan yang bersifat progresif atau cepat.

Dalam beberapa kasus, tumor otak dapat tampak mirip dengan stroke perdarahan jika di bagian tumornya mengalami perdarahan melalui pemeriksaan CT scan.

"Pada beberapa kasus, tumor otak bisa mengalami perdarahan di dalam tumor, sehingga gejala klinisnya dan gambaran pada CT scan kepala dapat tampak mirip dengan stroke perdarahan," ucapnya.

Ia mengatakan tumor otak terbagi dalam dua jenis yaitu tumor otak primer dan sekunder.

Tumor otak primer adalah tumor yang tumbuh dari sel yang memang berasal dari dalam otak, bisa dari sel saraf, selaput otak, dan kelenjar di dalam otak.

Berdasarkan dari asal selnya, jenis tumor otak ini ada berbagai macam mulai dari tumor jinak hingga ganas.

Sedangkan tumor otak sekunderatau yang biasa dikenal dengan tumor otak metastasis adalah tumor yang tumbuh di dalam otak, namun asalnya dari organ lain.

"Misalnya ketika seseorang terdiagnosis kanker paru, lalu sudah ada anak sebar kanker ke otak, maka tumor yang di otak disebut tumor otak sekunder atau metastasis," ucap Viola.

Viola mengatakan gejala yang dialami pasien tumor otak bergantung pada sel otak mana yang terkena tumor. Jika tumor otak mengenai daerah pusat memori, maka pasien bisa mengalami gangguan ingatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

55 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.