Dinkes: Kasus Malaria di Kepulauan Babel Turun Jadi 61 Pasien
📅 Rabu, 31 Jan 2024, 17:09 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/ HO-ANTARA
PANGKALPINANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan kasus malaria selama 2023 sebanyak 61 pasien atau mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 123 kasus.
"Selama 2023 kasus malaria terbanyak terdapat di Bangka Barat 48 kasus," kata Kepala Dinkes Provinsi Kepulauan Babel Andri Nurtito di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan kasus masyarakat positif malaria 2023 hanya 61 kasus yang tersebar di Bangka Barat 48 kasus, Bangka 10 kasus, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Kota Pangkalpinang masing-masing satu kasus.
"Pada tahun lalu Kabupaten Belitung dan Belitung Timur nol kasus malaria dan ini akan terus dipertahankan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi peningkatan PHBS(Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) masyarakat," katanya.
Menurut dia, kasus malaria di Bangka Barat masih cukup tinggi, namun demikian sudah mengalami penurunan dibandingkan 2022 mencapai 109 kasus.
"Penderita malaria di Bangka Barat rata-rata penambang yang bermukim di kawasan penambangan, berlokasi di hutan, rawa dan pesisir pantai," katanya.
Menurut dia, perubahan suhu, kelembapan, curah hujan, serta perubahan kondisi iklim, sangat berdampak pada kejadian peningkatan nyamuk malaria karena nyamuk Anopheles (vektor pembawa parasit malaria) akan berkembang jika tidak dilakukan pengendalian vektor.
Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk terinfeksi yaitu nyamuk Anopheles. Walaupun mudah menular melalui gigitan nyamuk, malaria bisa sembuh secara total jika diobati dan dengan tepat.
"Jika tidak diatasi dengan tepat malaria juga dapat menyebabkan kematian," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!