Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Perkim Agam: 476 KK Setuju Tinggal di Hunian Sementara

📅 Senin, 15 Des 2025, 12:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Perkim Agam: 476 KK Setuju Tinggal di Hunian Sementara Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi bersama Camat Palembayan Sabirun dan wali nagari setempat meninjau lokasi hunian sementara di Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 476 dari 539 kepala keluarga korban bencana alam di daerah itu bersedia tinggal di hunian sementara yang segera dibangun.

"476 kepala keluarga ini telah menandatangani surat pernyataan tinggal di hunian sementara," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam Rinaldi di Lubuk Basung, Senin.

Ia mengatakan ke 476 kepala keluarga itu tersebar di Kecamatan Palembayan sebanyak 225 kepala keluarga yang bakal direlokasi ke hunian sementara yang bakal dibangun di SDN 05 Kayu Pasak Nagari atau Desa Salareh Aia dan lapangan bola voli Batu Mandi Nagari Salareh Aia Timur.

Sementara di Kecamatan Tanjung Raya 183 kepala keluarga direlokasi ke hunian sementara di Linggai Park Nagari Duo Koto.

Sedangkan Kecamatan Ampek Koto 54 kepala keluarga direlokasi ke hunian sementara di lahan DOB Nagari Balingka.

Setelah itu, Kecamatan Malalak 14 kepala keluarga direlokasi ke hunian sementara di lapangan lampeh Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur.

"Data ini merupakan hasil validasi dari pemerintah nagari. Untuk lahan telah kita tinjau bersama camat dan wali nagari," katanya.

Ia menambahkan total warga rumahnya rusak berat, tinggal di zona merah di sepanjang aliran sungai dan tepi bukit berpotensi longsor sebanyak 539 kepala keluarga.

Namun yang bersedia direlokasi hanya 476 dan 63 kepala keluarga tidak mau direlokasi.

Dalam waktu dekat bakal melakukan survei detail ke masing-masing lokasi, karena pembangunan segera dilakukan bekerja sama dengan TNI.

Untuk bahan bangunan datang ke lokasi dalam Minggu ini, karena bahan bangunan ada dari Jakarta dan Padang.

"Sesampai di lokasi langsung dibangun hunian sementara dan ditargetkan selesai menjelang akhir Desember 2025," katanya.

Ia mengakui hunian sementara dengan tipe 21, memiliki dapur, jalan dan lainnya dan dana berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hunian sementara ini lokasi tempat tinggal korban menjelang hunian tetap selesai dibangun dan rencana dibangun pada 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.